Selasa, Agustus 18, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Gempa NTT, Mahasiswa KKN UMY di Manggarai Barat dan Timur Jadi Relawan Bencana

redaksi
17 Agustus 2026
Kategori : Berita
0
Gempa NTT, Mahasiswa KKN UMY di Manggarai Barat dan Timur Jadi Relawan Bencana

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nusa Tenggara Timur menjadi relawan bencana. FOTO: TIM KKN PENA UMY/UMY.AC.ID

Banyak warga mengalami luka ringan hingga berat yang belum tertangani secara maksimal.

Hingga Minggu (16/8) pasar, pusat perbelanjaan, dan layanan medis di kecamatan lumpuh. Banyak masyarakat yang terdampak mengalami luka ringan, sedang, bahkan luka berat yang ”belum tertangani karena keterbatasan obat-obatan dan alat medis yang kami bawa,” ujar Fifin.

Tim KKN PENA UMY mendirikan tenda untuk pengungsian di depan posko KKN. FOTO: TIM KKN PENA UMY/UMY.AC.ID

Mengungsi Mandiri dan Krisis Logistik

Lumpuhnya pusat perbelanjaan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pangan dan air bersih. Warga di kawasan pesisir Kelurahan Pota dan sekitarnya kini mengungsi dan mendirikan tenda secara mandiri di sekitar posko KKN UMY.

Distribusi bantuan juga terhambat oleh aksesibilitas jalan. Akses antar kabupaten mengalami kerusakan di sejumlah titik yang menyulitkan mobilisasi bantuan.

“Di Kelurahan Pota, masyarakat yang berada di wilayah pesisir dan sekitarnya terdampak cukup luas,” ujarnya, seraya menambahkan mereka sudah mengungsi dan membuat tenda secara mandiri.

”Kebutuhan yang saat ini sangat diperlukan adalah logistik, alat medis, dan air minum.”

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: Gempa NTTKabupaten Manggarai BaratKabupaten Manggarai TimurKKN UMY
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Gempa M 7,7 NTT Mengakibatkan 2403 Unit Rumah Rusak, Gempa Susulan 995 kali

Next Post

More Than 2,600 Buildings Damaged by Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

Postingan Terkait

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

18 Agustus 2026
Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

18 Agustus 2026

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

The Story of a Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Student Shaken by the M 7.7 Earthquake and Tsunami in NTT

Semangat Kemerdekaan, Rektor UNG: Terus Belajar, Ciptakan Inovasi dan Penelitian yang Bermanfaat

Next Post
More Than 2,600 Buildings Damaged by Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

More Than 2,600 Buildings Damaged by Magnitude 7.7 Earthquake in East Nusa Tenggara

TERBARU

Apakah Dunia Kini Mengalami Lebih Banyak Gempa Bumi?

Gempa Sangat Kuat Dalam Sehari di NTT, Sumut dan Sulteng Tidak Saling Berkaitan

Tsunami Akibat Gempa NTT di Laut Flores M 7,7 Menjangkau 16 Lokasi 4 Provinsi

Fakultas Teknik Terima 842 Mahasiswa Baru, Terbanyak di UNG  

Mahasiswa Baru Fakultas Sastra dan Budaya UNG Memperoleh Pemahaman Mengenai Riset dan Kolaborasi International

Gempa NTT, BMKG Catat 1624 Aftershock

AmsiNews

REKOMENDASI

Longsor di Sumedang, 16 Meninggal, 23 Hilang

Perempuan Tangguh Pelaku UMKM di Indramayu

Penanganan Paus Terdampar Perlu Partisipasi Masyarakat

Ilahude: Teluk Tomini Seharusnya Kaya dengan Ikan

Data Arah Angin dan Curah Hujan Penting untuk Penerbangan

Peneliti Temukan 14 Spesies Baru Celurut di Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.