Jumat, Juni 19, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Geopolimer untuk Pemecah Gelombang dan Struktur Bawah Laut

redaksi
20 April 2022
Kategori : Berita, Ide & Inovasi
0
Gelombang tinggi

Ilustrasi gelombang laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Desain dan prototipe geopolimer sebagai media tumbuh terumbu karang ramah lingkungan saat ini sedang dikembangkan sejumlah peneliti.

Peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini mengembangkan teknologi geopolimer sebagai alternatif dalam pembuatan bangunan beton tanpa menggunakan semen. Kelompok riset ini menggunakan keramik fungsional kreatif.

Sejak ditemukan Joseph Davidovits tahun 1978, banyak penelitian geopolimer sebagai bahan campuran bangunan dan konstruksi yang ramah lingkungan.

Salah satunya dilakukan peneliti dan anggota Simposium Geopolimer, Ufafa Anggarini. Mengutip Uisi.ac.id, Ufafa mendalami aplikasi geopolimer untuk beton pemecah gelombang laut.

Bersama tim penliti lainnya, Ufafa menemukan geopolimer dengan kekuatan tekan 100MPa, jika dibandingkan dengan beton biasa hanya 20MPa. Pemecah gelombang yang sudah dibuat ini diuji lebih lanjut dengan gelombang laut sesungguhnya.

Aplikasi geopolimer lainnya yang diteliti untuk bata ringan sebagai mitigasi bencana dan media tanam.

Ufafa berhasil menghilangkan sifat basa dari geopolimer dan mengaplikasikannya sebagai media tanam. Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan di seminar simposium geopolimer se-Asia di Vietnam.

Geopolimer gencar diteliti sebagai material baru. Bahan utamanya berasal dari mineral geologi berbasis silikon yang disintesis menjadi polimer.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Gelombang Bawah LautGeopolimerPemecah Gelombang
Bagikan8Tweet2KirimKirim
Previous Post

Geopolimer Sebagai Media Tumbuh Terumbu Karang

Next Post

Hiu Putih, Spesies yang Sering Muncul di Film dan Punya Reputasi Menakutkan

Postingan Terkait

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

19 Juni 2026
Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

19 Juni 2026

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

Dosen Fakultas Kelautan UNG Salah Satu Peserta Akuakultur Berkelanjutan Indonesia di Shanghai Cina

Dasar Laut yang Terangkat Akibat Gempa Sarangani M7,8 di Mindanao Akan Dijadikan Monumen Geologi

Next Post
Hiu Putih, Spesies yang Sering Muncul di Film dan Punya Reputasi Menakutkan

Hiu Putih, Spesies yang Sering Muncul di Film dan Punya Reputasi Menakutkan

Komentar tentang post

TERBARU

Teknologi Menanam Bawang Merah di Pesisir

Korban Tewas Gempa Sarangani Bertambah Menjadi 78 Orang, 30 Hilang

703 Kali Gempa Susulan di Sulawesi Tengah

Korban Tewas Gempa Sulawesi Tengah Tiga Orang, 108 Terluka

Gempa Sulawesi Tengah Mengakibatkan 6.458 Orang Terdampak, Rumah Rusak 1.615 Unit

BNPB Kirim Dukungan Logistik Korban Gempa di Sulawesi Tengah

AmsiNews

REKOMENDASI

Digulung Ombak, Nelayan Hilang di Pantai Ketapang Condong

Operasi SAR KMP Yunicee Dihentikan

BMKG Prediksi Tahun 2020 Tak Terindikasi El Nino atau La Nina Kuat

Peran Tol Laut di Kepulauan Tanimbar

Survei: 40 Persen Pekerja Alami Penurunan Pendapatan

WHO: Krisis Iklim Memicu Wabah Penyakit

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.