Gunungapi Ruang berlokasi di Pulau Ruang, Kecamatan Tagulandang. Gunung ini merupakan gunungapi stratovolcano Tipe-A.
Letusan Gunung Ruang tercatat di antaranya pada tahun 1603, 1808, 1810, 1840, 1870, 1871, 1874, 1889, 1904, 1905, 1914, 1915, 1946, 1949 dan 2002.
Erupsi terakhirnya pada 25 September 2002 terjadi setelah gunungapi ini mengalami lima puluh tahun lebih masa istirahat.
Letusan tersebut menghasilkan kolom letusan dengan ketinggian lebih dari 5 km di atas puncak, satelit mendeteksi ketinggian abu vulkanik hingga lebih dari 16 km.
Letusan juga disertai dengan aliran awan panas yang mengarah ke sektor selatan-tenggara hingga ke laut.
Pada April 2022, terjadi peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Ruang, berupa terekamnya 121 kali gempa Vulkanik Dalam (VA) selama periode 1 hingga 16 April 2022.
Berdasarkan catatan sejarah letusan Gunung Ruang, potensi ancaman bahaya utama berasal dari erupsi eksplosif yang disertai lontaran material piroklastik ke segala arah dan aliran piroklastik (awan panas) utamanya ke arah timur, tenggara, selatan dan baratdaya.
Potensi bahaya letusan Gunung Ruang berdasarkan Peta Kawasan Rawan Bencana Gunungapi Ruang dibagi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi ke dalam tiga tingkatan.
Pertama, Kawasan Rawan Bencana-III (KRB-III), adalah kawasan yang selalu terancam aliran awan panas, aliran lava dan gas vulkanik dengan konsentrasi tinggi dan berbahaya. Kawasan ini juga selalu terancam hujan abu lebat dan lontaran batu (pijar) berukuran lebih dari 6 cm.





Komentar tentang post