Darilaut – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menambah Guru Besar untuk memperkokoh barisan pakarnya. Kehadiran Guru Besar baru dari empat bidang keilmuan yang berbeda dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kampus merah maron ini.
Pencapaian ini diharapkan menjadi motor penggerak utama dalam penguatan program Tridarma Perguruan Tinggi.
Keempat profesor baru ini membawa kepakaran yang sangat relevan, dengan kebutuhan riset dan pengembangan potensi lokal di kawasan Teluk Tomini.
Guru Besar tersebut yakni Prof. Dr. Yusna Ahmad, M.Pd., dengan bidang kepakaran Etnobotani, Prof. Dr. Ellyana Hinta, M.Pd., dengan bidang kepakaran antropolinguistik, Prof. Dr. Rahim Husain, M.Si., dengan bidang kepakaran teknologi hasil perikanan serta Prof. Dr. Supriyo Imran, M.Si., dengan bidang kepakaran konomi produksi pertanian terintegrasi.
Rektor UNG, Prof. Dr. Eduart Wolok, mengatakan bahwa penambahan Guru Besar ini bukan sekadar pencapaian gelar individu, melainkan faktor krusial dalam penilaian akreditasi institusi.
Dengan semakin banyaknya dosen yang menduduki jabatan fungsional tertinggi, UNG dapat memperkuat posisinya dalam mempertahankan dan meningkatkan capaian akreditasi institusi.
“Guru Besar adalah indikator vital yang menjamin kualitas pendidikan kita tetap berada di standar tertinggi,” ujar Rektor.




