Darilaut – Sejak diluncurkan pada Minggu (11/2) film dokumenter Dirty Vote telah ditonton lebih dari 15 juta kali di kanal Youtube. Jumlah ini belum termasuk akun lainnya dan potongan video di Tiktok dan media sosial lainnya.
Hingga Selasa (13/2) pukul 02.20 WIB, film dokumenter ini telah ditontoh sebanyak 15.031.616 kali. Akun “Dirty Vote” di Youtube tempat diluncurkan film dokumenter tersebut ditonton sebanyak 6.590.188 kali. Akun Youtube PSHK yang mengamplifikasi film ini ditonton 6.075.278 kali, sementara akun Youtube Refli Harun sebanyak 2.366.150 kali.
Mengutip siaran pers, Dirty Vote persisnya dokumenter eksplanatori yang disampaikan oleh tiga ahli hukum tata negara yang membintangi film ini.
Mereka adalah Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari. Ketiganya menerangkan betapa berbagai instrumen kekuasaan telah digunakan untuk tujuan memenangkan pemilu sekalipun prosesnya menabrak hingga merusak tatanan demokrasi.
Menyongsong tiga hari lagi pemilihan pada 14 Februari, koalisi masyarakat sipil merilis film dokumenter tentang desain kecurangan pemilu. Dokumenter berjudul “Dirty Vote” tayang tanggal 11 Februari mengambil momentum 11.11, yaitu tanggal 11 Februari bertepatan hari pertama masa tenang pemilu dan akan disiarkan pukul 11.00 WIB.




