Rene Etoua Meto’o termasuk di antara mereka yang telah merasakan manfaat dari upaya tersebut. Meto’o mengatakan pelatihan tersebut membantunya “menguasai” semua tahapan proses produksi kakao. “Saya menghidupi keluarga saya dari hasil penjualan kakao yang saya hasilkan,” ujarnya.
Kisah-kisah seperti itu merupakan bukti potensi pembangunan berkelanjutan di Cekungan Kongo, kata Akwah.
“Wilayah ini memang penuh dengan potensi, tetapi terlalu lama pertumbuhan ekonomi mengorbankan alam,” ujarnya.
“Proyek-proyek seperti ini menunjukkan bahwa melindungi hutan hujan dan memulai pembangunan berkelanjutan yang akan meningkatkan taraf hidup masyarakat Pribumi dan non-Pribumi adalah hal yang mungkin.”
Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (International Day of the World’s Indigenous Peoples) diperingati setiap tanggal 9 Agustus. Peringatan tahun ini berfokus pada Masyarakat Adat dapat mengamankan hak-hak mereka di era kecerdasan buatan, dan dalam menghadapi tantangan sosial dan lingkungan lainnya.




