Selanjutnya, setelah melalui proses habituasi selama 1 bulan di lokasi pelepasliaran, 4 individu satwa tersebut kemudian dinyatakan sehat dan layak dilepasliarkan berdasarkan Surat Kesehatan Hewan Nomor 029/SKL-SKKH/LK-PPS/IV/2021 tanggal 22 April 2021.
Kegiatan yang diinisiasi BKSDA Sumatera Selatan bersama Yayasan Animal Lovers Bangka Indonesia (ALOBI) sebagai rangkaian International Day for Biological Diversity.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi dan publikasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, pelestarian satwa. Selain itu, daya dukung kawasan konservasi sebagai habitat satwa yang merupakan implementasi dari program Kementerian LHK “Living in Harmony with Nature: Melestarikan Satwa Liar Milik Negara”.
Sebelumnya, pada tanggal 22 Mei, telah dilepasliarkan sebanyak 2 (dua) individu Ayam Jembang (Lophura ignita) berjenis kelamin jantan dan sepasang Bajing Tiga Warna (Callosciurus prevostii) di kawasan Taman Nasional Gunung Maras.
Dirjen KSDAE, Wiratno mengatakan, Yayasan ALOBI sejak tahun 2014 telah membantu melepasliarkan sebanyak 7122 individu satwa, yaitu 136 individu satwa mamalia, 6740 individu Burung, dan 246 individu Reptil.
Peringatan hari keanekaragaman hayati internasional Tahun 2021 dengan tema: We’re part of the solution #ForNature atau Kami adalah bagian dari solusi #ForNature.





Komentar tentang post