WMO bergabung dengan komunitas global dalam memperingati Hari Ozon Sedunia (World Ozone Day). Hal ini untuk merayakan kemajuan dalam penghapusan bahan kimia yang merusak lapisan ozon yang melindungi kita dari sinar ultraviolet matahari yang berbahaya.
Tema tahun ini adalah “Protokol Montreal: memperbaiki lapisan ozon dan mengurangi perubahan iklim”.
Amandemen Kigali, yang disetujui pada tahun 2016, berupaya menghapuskan hidrofluorokarbon (HFC) secara bertahap. Ratifikasi dan penerapan perjanjian ini dapat menghindari pemanasan hingga 0,5°C pada tahun 2100.
Menurut Sekretariat Ozon, dengan menggabungkan transisi dari gas rumah kaca dengan langkah-langkah efisiensi energi pada peralatan pendingin dapat melipatgandakan angka ini.
Jaringan stasiun pengamatan Global Atmospheric WMO memantau ozon stratosfer dan melacak evolusi lubang ozon tahun ini.
Laporan Penilaian Ilmiah yang diterbitkan oleh WMO dan Program Lingkungan PBB (UNEP) pada Januari 2023 menyebutkan bahwa lapisan ozon akan pulih dalam waktu empat dekade.
Laporan tersebut mengonfirmasi bahwa penghapusan hampir 99% zat-zat perusak ozon yang dilarang telah berhasil menjaga lapisan ozon, sehingga menghasilkan pemulihan lapisan ozon di stratosfer bagian atas dan mengurangi paparan sinar ultraviolet (UV) matahari yang berbahaya bagi manusia.




