“Tidak terbatas hanya di dalam kelas. Kolaborasi menjadi kunci untuk dapat memperluas cakupan edukasi tangkal hoaks.”
Selaras dengan hal tersebut, MAFINDO telah melakukan sejumlah kegiatan dan inovasi untuk dapat memperkuat upaya debunking dan pre-debunking.
Di antaranya 1) Pengembangan Dashboard manajemen infodemik yang menampilkan analisa dan visualisasi dari berbagai sumber data terkait sebaran hoaks, vaksinasi Covid-19, dan perilaku masyarakat. 2) pengembangan Progressive Web Applicaion cekhoax.id yang dapat digunakan masyarakat umum cek fakta, melaporkan hoaks, belajar literasi digital dan bergabung dalam komunitas penanganan hoaks. 3) Pembentukan pokja manajemen infodemik di tingkat daerah.
Upaya penanganan hoaks yang dilakukan oleh ICT Watch, MAFINDO yang didukung oleh UNICEF Indonesia ini juga dilakukan bersama oleh Pokja Komunikasi Risiko dan Pelibatan Masyarakat dan Pokja Penanganan Hoaks Nasional, HoaxBuster Group Indonesia.
“Kolaborasi penanganan hoaks di Indonesia sangat penting. Besar harapan kami agar, pelatihan literasi digital penanganan hoaks, dashboard manajemen infodemik, aplikasi, dan kelompok kerja penanganan hoaks yang telah dibentuk dan dikembangkan dapat bermanfaat untuk masyarakat,” kata Pendiri MAFINDO Harry Sufehmi.





Komentar tentang post