Jumat, Mei 29, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hati-Hati! Sengatan Ubur-ubur Kotak Mengandung Racun yang Mematikan

redaksi
4 Mei 2022
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Hati-Hati! Sengatan Ubur-ubur Kotak Mengandung Racun yang Mematikan

Chironex fleckeri adalah salah satu dari 51 spesies ubur-ubur kotak yang dikenal, yang racunnya termasuk paling mematikan di dunia. KELVIN AITKEN/VWPICS VIA AP IMAGES/SCIENCE.ORG

“Ini benar-benar mengunci jantung dalam keadaan berkontraksi,” kata Dr Gershwin.

Menurut Oceanconservancy.org ubur-ubur kotak Australia dianggap sebagai salah satu hewan paling berbisa di laut—sengatannya dapat menyebabkan serangan jantung, kelumpuhan, atau kematian pada manusia hanya dalam beberapa menit.

Ubur-ubur kotak adalah hewan cnidaria— invertebrata sederhana (binatang tanpa tulang belakang) yang hidup di air dan memiliki rongga pencernaan hanya dengan satu lubang.

Ubur-ubur, anemon laut, karang, dan hydra semuanya adalah cnidaria.

Ada sekitar 50 spesies ubur-ubur kotak yang berbeda, kadang-kadang juga disebut tawon laut. Mereka memiliki tubuh berbentuk kubus yang membantu mengidentifikasi mereka dengan mudah dan membedakannya dari ubur-ubur “asli”.

Ubur-ubur kotak bisa memiliki 24 mata dan 15 tentakel yang panjangnya bisa mencapai 10 kaki.

Di alam liar, ubur-ubur kotak bisa hidup hingga satu tahun.

Ubur-ubur kotak Australia (Chironex fleckeri) adalah spesies ubur-ubur kotak terbesar. Tentakel hingga 10 kaki panjangnya. Mereka tinggal di lepas pantai Australia utara dan di Indo-Pasifik.

Racun Mematikan

Tentakel ubur-ubur kotak Australia ditutupi anak panah kecil yang berisi racun (nematocysts). Anak panah ini dapat ditembakkan ke mangsa dengan kecepatan lebih dari 37 mph.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: AustraliaBox JellyfishSengatan Ubur-uburUbur-uburUbur-ubur Kotak
Bagikan13Tweet8KirimKirim
Previous Post

Misteri Cumi-cumi Raksasa, Panjangnya Lebih Dari 10 Meter

Next Post

Bibit Siklon Tropis 90S Tumbuh di Samudra Hindia

Postingan Terkait

Badai Tropis Jangmi Terbentuk di Laut Filipina, Dekat Yap

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

29 Mei 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Etika Lingkungan Tak Hanya Kepentingan Manusia Belaka

29 Mei 2026

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

Lulus UTBK-SNBT di UNG Calon Mahasiswa Daftar Ulang

Siklon Tropis Jangmi Bawa Hujan di Sulawesi Utara dan Gelombang Tinggi di Laut Sulawesi

Next Post
Bibit Siklon Tropis 90S Tumbuh di Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 90S Tumbuh di Samudra Hindia

Komentar tentang post

TERBARU

Badai Tropis Jangmi Menguat di Laut Filipina, Mengarah ke Kepulauan Ryukyu

Etika Lingkungan Tak Hanya Kepentingan Manusia Belaka

Wabah Ebola Terus Menyebar, PBB Mendesak Maskapai Penerbangan Patuhi Keselamatan

BPBD Provinsi Gorontalo Mendata Wilayah Terdampak Banjir dan Longsor di Bone Bolango dan Gorontalo Utara

Pentingnya Baseline Kuda Laut Indonesia

UNG Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Seleksi Mandiri 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Tsunami 1674 di Ambon, Laporan Tertulis Tertua di Indonesia

KPU Gorontalo Utara Selesai Cetak 97.039 Lembar Surat Suara

Sejumlah Fakultas di UNG Tahapan Pemilihan Calon Dekan

Dua Kapal Ikan Vietnam Ditangkap di Natuna

Kapal Tanker Mengalami Kerusakan Mesin di Tanjung Berakit

Kapal Tenggelam di Samudera Hindia, ABK Bandar Nelayan Tiba di Bali

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.