Menurut Oceana.org, penampilan spesies ini menyerupai hiu predator yang memberi kesan menakutkan. Padahal, hiu berjemur tergolong ikan pelagis yang tidak berbahaya bagi manusia.
Spesies ini menghabiskan sebagian besar hidupnya di dekat permukaan laut, berenang dengan mulut besar yang terbuka. Kemudian, menyaring mangsa yang mereka sukai.
Tetapi, hiu berjemur dapat melakukan penyelaman yang lebih dalam untuk mencari makan.

Belum banyak yang diketahui mengenai keberadaan spesies ini. Seperti karakteristik sejarah, biologi dan ekologi ikan raksasa tersebut. Hiu ini menjelajahi samudera dan tidak berdiam di satu perairan.
Hiu berjemur betina melahirkan di usia yang masih muda. Namun berbeda dengan hiu paus, yang melahirkan ratusan hiu kecil, hiu berjemur hanya beberapa ekor. Ukuran hiu berjemur yang dilahirkan induk betina dengan panjang 2 meter.
Hiu berjemur hidup soliter atau berpasangan. Namun, di musim tertentu spesies ini dapat berkumpul dalam kelompok besar.
Di Eropa, selama berabad-abad Basking Shark termasuk ikan yang kerap diburu dan menjadi target dalam penangkapan. Akibatnya, populasi hiu berjemur makin berkurang.
Sejumlah negara telah memberikan perlindungan secara hukum untuk spesies ini.
Tahun lalu, pada 10 Jul 2019, Gregory Long dengan akun di Twitter @Yellowbusdecals membagikan video rekaman Basking Shark. Hiu berjemur ini terlihat di lepas pantai Martha’s Vineyard, Massachusetts, Amerika Serikat.





Komentar tentang post