Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hong Kong Tujuan Utama Ekspor Sirip Hiu dan Pari

redaksi
17 November 2025
Kategori : Berita
0
Spesies Langka Shark Ray Terlihat di Perairan Botubarani

Shark ray dengan nama ilmiah Rhina ancylostoma terlihat di perairan Botubarani, Gorontalo, Rabu (17/3/2021) malam. FOTO: DARILAUT.ID

Menurut Andhika, genetika hiu dan pari di Indonesia yaitu biaya reagent mahal, akses mesin sequensing relatif terbatas, butuh teknik uji yang cepat dan terjangkau, volume pemeriksaan yang tinggi.

Kondisi iklim Indonesia yang humid juga menjadi pertimbangan dalam pengembangan teknologi dan inovasi.

“Jika biaya dikesampingkan, saat ini teknik molekuler berkembang sangat pesat mulai dari teknologi sekuensing, mesin, reagent hingga perkembangan bioinformatika,” kata Andhika.

Adapun teknik molekuler yang berkembang untuk ketertelusuran perdagangan di antaranya barcoding konvensional, mini barcoding, PCR-RFLP.

Kemudian real-time PCR, LAMP genetic, Lab-on-chip, hingga pengembangan DNA metabarcoding untuk membantu ketertelusuran berupa Shark-dust, kata Andhika.

Andhika menyimpulkan, teknik genetika hanyalah alat pelengkap dan penting untuk mempertimbangkan keterbatasannya. Pemetaan genom dan pengembangan referensi database suatu keharusan untuk mendukungan pengembangan teknik genetik ke depannya.

Populasi hiu dan pari di Indonesia mengalami penurunan akibat penangkapan, perubahan lingkungan, kerusakan habitat, nilai ekonomi, dan kebutuhan pangan.

Hiu dan pari di Indonesia merupakan sumber protein paling terjangkau tidak hanya di pesisir juga oleh kaum urban. 

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: Andhika Prima PrasetyoBRINHiu dan PariHong KongSharks and Rays
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dampak Dari Penangkapan dan Degradasi Habitat Populasi Hiu dan Pari di Indonesia Menurun

Next Post

Sengketa Karya Jurnalistik Ranah Dewan Pers, Gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terhadap Tempo Ditolak PN Jaksel

Postingan Terkait

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Dentuman Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

6 September 2026

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

Next Post
Sengketa Karya Jurnalistik Ranah Dewan Pers, Gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terhadap Tempo Ditolak PN Jaksel

Sengketa Karya Jurnalistik Ranah Dewan Pers, Gugatan Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terhadap Tempo Ditolak PN Jaksel

TERBARU

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

AmsiNews

REKOMENDASI

Waspada Hujan Selama Libur Imlek dan Awal Bulan Ramadan

Lakukan Illegal Fishing, Lima Nelayan Indonesia Dipulangkan dari Malaysia

Kondisi Lamun di Perairan Gorontalo Teluk Tomini Rusak dan Kurang Sehat

Wartawan Profesional Harus Memahami Kode Etik Jurnalistik

Letusan Gunung Berapi Hunga Tonga di Pasifik Selatan Menghasilkan Ledakan Bawah Laut Terbesar

Hari Keanekaragaman Hayati, PBB Tampilkan Harimau Malaya yang Terancam Punah

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.