Sabtu, Mei 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Tenggeyamo, Tradisi Gorontalo di Akhir Syaban dan Memasuki Bulan Ramadan

redaksi
11 Maret 2024
Kategori : Berita
0
Tenggeyamo, Tradisi Gorontalo di Akhir Syaban dan Memasuki Bulan Ramadan

Pemangku adat (baate), ahli agama (syaraadaa), dan jajaran pemerintah berkumpul di rumah dinas Wali Kota Gorontalo, pada Minggu 10 Maret 2024, untuk menghadiri tradisi adat tenggeyamo. FOTO: SULIS DWI FADJAR BAEDA

Darilaut – Matahari telah terbenam lebih dari satu jam. Genderang hantalo dibunyikan. Bunyi hantalo ini sebagai penanda prosesi tenggeyamo akan dimulai.

Bertempat di rumah dinas Wali Kota Gorontalo, pada Minggu 10 Maret 2024, para pemangku adat (baate), ahli agama (syaraadaa), dan jajaran pemerintah berkumpul dengan mengenakan pakaian adat khas Gorontalo.

Malam itu, pemangku adat dan tokoh agama menghadiri tradisi motenggeyamo, sebagai penentu 1 Ramadan 1445 Hijriah.

Kota Gorontalo dan daerah lainnya di Provinsi Gorontalo, berbeda dengan wilayah lain. Suasana dan situasi di akhir bulan Syaban atau memasuki bulan Ramadan dihantarkan dengan tenggeyamo.

Tenggeyamo adalah peristiwa penting bagi warga Gorontalo. Warga menunggu pengumuman apakah malam itu akan dimulai salat tarawih, sahur dan menjalankan ibadah puasa.

Tradisi tenggeyamo sudah ada sejak masa lalu dan Islam secara resmi sebagai agama kerajaan dan dipeluk semua warganya.

Itu sebabnya, motenggeyamo ini dalam tradisi Gorontalo sangat penting sebagai penetapan 1 Ramadan dan 1 Syawal.

Hantalo — alat yang terbuat dari batang pohon yang berlubang dan penutup atas menggunakan kulit hewan – dibunyikan. Pemangku adat menyampaikan laporan kepada tauwa lo lipu dalam hal ini Wali Kota Gorontalo, dengan membawa baki.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: HantaloKota GorontaloMarten TahaMotenggeyamoRamadanSyabanTenggeyamo
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit 91S di Dekat Cocos (Keeling) Berpeluang Menjadi Siklon Tropis

Next Post

Badai Tropis Terbentuk di Selatan Barat Daya Jawa Barat

Postingan Terkait

Ancaman Sampah Laut: Perubahan Perilaku dan Penyakit Aneh

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

15 Mei 2026
Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

15 Mei 2026

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Next Post
Badai Tropis Guchol Terbentuk di Laut Filipina

Badai Tropis Terbentuk di Selatan Barat Daya Jawa Barat

TERBARU

Mikroplastik dan Nanoplastik, Ilmuwan Telah Mendeteksi dalam Darah Manusia dan Paru-Paru

Perjuangan Melawan Perubahan Iklim

Potensi Hujan di Masa Peralihan ke Musim Kemarau

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

AmsiNews

REKOMENDASI

Pandemi Covid-19 Berpengaruh Positif Pada Kondisi Laut

Apa Saja Dampak Siklon Tropis?

Museum Zoologi Bogor Penjaga Sejarah Alam Indonesia

Tim Universitas Indonesia Kembangkan Aplikasi untuk Mitigasi Banjir

Tim Pinisi Open Ship di Pulau Selaru

21 Tahun Temuan Ikan Raja Laut Coelacanth di Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.