Jumat, Juli 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura Karena Gelombang Rossby Ekuatorial dan La Nina

redaksi
22 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Hujan Ekstrem di Padang dan Jayapura Karena Gelombang Rossby Ekuatorial dan La Nina

GAMBAR: GOOGLE

Di Kota Jayapura peningkatan peluang hujan ekstrem paling kuat terjadi ketika Gelombang Rossby Ekuatorial berinteraksi dengan sirkulasi meridional.

Kombinasi tersebut menjadi lebih signifikan ketika turut melibatkan gelombang Mixed Rossby-Gravity (MRG) yang membantu memfokuskan konvergensi di sekitar ekuator dan memperkuat akumulasi uap air di utara Papua.

Fadli juga menjelaskan perbedaan karakteristik kedua kota tercermin dalam pola waktu kejadian hujan ekstrem. Di Padang, puncak hujan ekstrem umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, sejalan dengan pengaruh pemanasan siang dan penguatan orografis.

Sebaliknya, di Jayapura, puncak hujan ekstrem lebih dominan terjadi pada dini hari yang mencerminkan peran proses laut dan propagasi sistem konvektif yang dipengaruhi gelombang atmosfer.

Studi ini menegaskan bahwa untuk memahami dan meningkatkan kemampuan prediksi kejadian hujan ekstrem di Indonesia, diperlukan pendekatan yang melihat interaksi antar proses atmosfer secara terpadu, bukan hanya satu faktor secara terpisah.

Fadli mengatakan temuan ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem peringatan dini serta mitigasi bencana hidrometeorologi di wilayah Indonesia yang rentan terhadap variabilitas iklim tropis.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: BRINEkuatorGelombang Rossby EkuatorialLa Ninapotensi hujan lebat
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Horacio Akan Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Next Post

Tahun 2025 Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 15,39 Juta

Postingan Terkait

Nelayan

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

16 Juli 2026
Hiu Paus Melahirkan, Tapi Tidak Menyusui Anaknya

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

16 Juli 2026

Tradisi Penangkapan Paus di Lamalera Sering Dipahami Secara Sempit

Krisis Teluk, Sekjen PBB Memperingatkan Agar Tidak Kembali ke Perang Skala Penuh

AMSI, BPI dan AVISI Sepakat Melawan Konten Ilegal untuk Selamatkan Industri Kreatif

Solidaritas Jurnalis Bali Desak PN Denpasar Tolak Gugatan Perdata 4 Perusahaan Media

IMO Mengutuk Serangan Terhadap Pelaut di Selat Hormuz

21 Penyu Hijau Selundupan di Bali Dilepas ke Habitat Aslinya

Next Post
Kemenhub Mendorong Masyarakat Beli Tiket Secara Online

Tahun 2025 Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia 15,39 Juta

TERBARU

Guru Besar UI: Istilah Maritim Cenderung Bersifat Militeristik

Pemerintah Provinsi Gorontalo Perkuat Aspek Konservasi di Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani

Tradisi Penangkapan Paus di Lamalera Sering Dipahami Secara Sempit

Krisis Teluk, Sekjen PBB Memperingatkan Agar Tidak Kembali ke Perang Skala Penuh

UNG Mengajar Batch 9 Kontribusi Nyata bagi Pendidikan di Kabupaten Gorontalo

Mahasiswa FSB UNG Lolos Program Bergengsi Belajar Bersama Maestro 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Memastikan Praktik Pariwisata Berkelanjutan dan Konservasi Hiu Paus di Perairan Botubarani Teluk Tomini

Sisi Lain Penyelamatan Paus Bryde di Ujungmanik, Cilacap

Harga Rumput Laut di Saumlaki Rp 20 Ribu per Kg

4 Korban Banjir di Parigi Moutong Masih Dalam Pencarian

Sekjen PBB: Algoritma Tidak Boleh Mengontrol Apa yang Dilihat Orang

Maret, Nilai Tukar Perikanan Turun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.