NILAI tukar perikanan (NTPi) menggambarkan tingkat daya beli masyarakat pembudidaya ikan dan nelayan kecil. Berdasarkan data BPS (2020) terlihat bahwa pada Maret 2020, Nilai Tukar Perikanan (NTP) turun sebesar 0,35 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari 100,65 (Februari 2020) menjadi 100,30 (Maret 2020).
BPS (2020) menjelaskan bahwa penurunan NTPi tersebut karena indeks yang diterima (It) nelayan dan pembudidaya ikan turun sebesar 0,24 persen, sedangkan indeks yang dibayar (Ib) nelayan dan pembudidaya ikan naik sebesar 0,11 persen.
Penurunan It dikarenakan oleh turunnya harga berbagai komoditas di kegiatan perikanan tangkap dan perikanan budidaya. It kegiatan perikanan tangkap (khususnya komoditas ikan kembung dan ikan gabus) secara rata-rata turun sebesar 0,18 persen, sementara itu It kegiatan perikanan budidaya (khususnya komoditas bandeng payau dan udang payau) secara rata-rata turun sebesar 0,33 persen.
Kenaikan yang terjadi pada Ib disebabkan oleh naiknya indeks kelompok kebutuhan rumah tangga (KRT) dan kelompok BPPBM, masing-masing sebesar 0,16 persen dan 0,07 persen.
Daya Beli Nelayan
Berdasarkan data BPS (2020) terlihat bahwa pada Maret 2020 dibandingkan bulan sebelumnya, NTN turun sebesar 0,26 persen, yaitu dari 100,31 (Februari 2020) menjadi 100,05 (Maret 2020). Artinya dalam periode Januari-Maret 2020 daya beli nelayan kecil terus menurun.





Komentar tentang post