Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan Hias Jadi Unggulan Ekspor di Masa Pandemi

redaksi
18 Agustus 2021
Kategori : Berita
0
Prospek Ikan Hias Air Tawar

Ikan hias. FOTO: DARILAUT.ID

Dekan FPIK Unair, Moch Amin Alamsjah mengharapkan webinar ini dapat mendorong inovasi yang dapat meningkatkan potensi perekonomian nasional, sekaligus menimbulkan rasa cinta terhadap Indonesia.

“Saya yakin kerja sama ini dapat dilanjutkan pada aspek lainnya dalam lingkup pengabdian masyarakat,” katanya.

Koordinator Kegiatan Penelitian Arwana di BRBIH, Rendy Ginanjar, mengatakan penelitian arwana di BRBIH telah dimulai sejak 2005. Sampai saat ini riset arwana telah dilakukan untuk arwana Papua, arwana Red Banjar, arwana Hijau Silver Brasil dan arwana Super Red.

Untuk menyelamatkan spesies tersebut, BRBIH sejak tahun 2020 melaksanakan penelitian arwana Super Red, yang meliputi identifikasi jenis kelamin secara cepat dan murah.

Melaksanakan percepatan rematurasi pematangan gonad melalui stimulasi pakan dan hormonal (menggunakan ekstrak kaktus maupun menggunakan dosing hormone). Kemudian, peningkatan kapasitas reproduksi arwana Super Red, serta perbaikan sistem pemeliharaan induk dan benih arwana Super Red.

Menurut Rendy arwana memiliki berbagai macam jenis seperti Golden Red, Red Banjar, Irian, Silver dan Super Red. Namun faktanya hanya arwana jenis Super Red asal Kalimantan Barat yang paling banyak diburu.

Nilai ekspor arwana Super Red cukup besar. Pada tahun 2018, arwana Super Red yang terjual mencapai 4.058 ekor dengan nilai Rp10,145 miliar, dan di tahun 2019 volume ekspor menjadi 2.360 ekor atau senilai Rp2,575 miliar.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRSDMFPIKIkan Arwana Super RedIkan HiasKKPUniversitas Airlangga
Bagikan4Tweet2KirimKirim
Previous Post

Budidaya Ikan Maskoki

Next Post

Upacara HUT Kemerdekaan RI di Karang Unarang, Ambalat

Postingan Terkait

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

6 September 2026
Dentuman Gunung Anak Krakatau

Dentuman Gunung Anak Krakatau

6 September 2026

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Next Post
Upacara HUT Kemerdekaan RI di Karang Unarang, Ambalat

Upacara HUT Kemerdekaan RI di Karang Unarang, Ambalat

Komentar tentang post

TERBARU

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

AmsiNews

REKOMENDASI

Deskripsi Jenis Kelamin dan Tubuh Hiu Berjalan Halmahera

Tak Tepat Memasukkan Wartawan Sebagai Penerima Dana JPS

Pendekatan One Health Penting Bagi Seluruh Kehidupan di Bumi

Waspada Hujan dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Banjir Pesisir Berpotensi Terjadi di Kalimantan Barat dan Maluku Utara

Kapal Pengawas Perikanan Tertibkan 6 Rumpon Filipina di Laut Sulawesi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.