Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan Kerapu Bebek Pencegah Kanker dan Perlambat Penuaan

redaksi
1 September 2021
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Dampak Covid-19 Terhadap Ekspor Kerapu Hidup Indonesia

Ikan kerapu. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Ikan kerapu bebek (Cromileptes altivelis) bukan hanya bernilai ekonomis tinggi. Ikan yang memiliki harga yang cukup stabil di pasaran internasional ini bermanfaat untuk sejumlah penyakit.

Dalam jurnal Oseanologi dan Limnologi di Indonesia (2016), menurut Safar Dody dan Dinawanti La Rae, ikan kerapu bebek merupakan salah satu jenis ikan yang paling populer di pasar lokal maupun mancanegara.

Di samping memiliki nilai ekonomis, ikan Kerapu Bebek juga mengandung EPA (Eicosapentaenoic Acid) dan DHA (Docosa-hexaenoic Acid) cukup tinggi.

EPA dan DHA bagi manusia berguna untuk mencegah beberapa penyakit seperti kanker dan alergi, serta untuk menurunkan tekanan darah dan memperlambat proses penuaan atau kepikunan.

Ikan Kerapu Bebek merupakan ikan konsumsi dengan harga jual yang cukup tinggi. Harga ikan Kerapu ini cukup stabil karena mengikuti harga internasional.

Harga jual yang tinggi dan permintaan yang selalu meningkat mendorong nelayan untuk melakukan penangkapan ikan Kerapu secara intensif.

Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan terjadi penangkapan berlebih (over fishing) dan pada tingkatan tertentu dapat menyebabkan kepunahan.

Oleh sebab itu, budi daya ikan Kerapu Bebek merupakan salah satu alternatif untuk mencegah penangkapan berlebih dan kepunahan spesies ini di alam.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Ikan KerapukankerOseanologi dan Limnologi di Indonesia
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Melibatkan Nelayan Mendata Kakap dan Kerapu

Next Post

Hiu Putih Berpesta Memakan Bangkai Paus Bungkuk

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Hiu Putih Berpesta Memakan Bangkai Paus Bungkuk

Hiu Putih Berpesta Memakan Bangkai Paus Bungkuk

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

BMKG: Awal Juni Potensi Gelombang Tinggi dan Banjir Rob di Perairan Utara Jawa

Himakom UNG dan BI Perwakilan Gorontalo Menggelar Bedah Buku

Sinyal Galileo Verifikasi Jamming dan Spoofing

Konservasi Laut Dapat Meningkatkan Mitigasi dan Adaptasi Perubahan Iklim

Mengkhawatirkan, 48 Kapal Penangkap Ikan Cina Terlihat di ZEE Filipina

Laut Indonesia Digunakan Sebagai Laboratorium Alam

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.