Darilaut – Untuk menghindari jamming (gangguan sinyal) dan spoofing (sinyal palsu) Layanan Autentikasi Sinyal atau Signal Authentication Service (SAS) Galileo menambah lapisan kepercayaan baru. Autentikasi atau proses verifikasi identitas pengguna ini dapat menghindari manipulasi.
Bayangkan sebuah kapal yang sedang berlayar di laut, drone yang terbang secara otonom, atau layanan darurat yang sedang mengoordinasikan respons. Semuanya bergantung pada navigasi satelit untuk mengetahui lokasi mereka dan kapan harus bertindak.
Sekarang, bayangkan jika sinyal yang mereka terima ternyata tidak asli. Seseorang dapat memancarkan sinyal palsu dan membuat sistem meyakini bahwa ia berada di lokasi yang berbeda, tanpa pengguna menyadari adanya masalah. Hal ini dikenal sebagai spoofing.
Melansir eu-space.europa.eu, seiring dengan meningkatnya ketergantungan Eropa pada teknologi digital dan navigasi satelit, perlindungan terhadap sinyal-sinyal ini bukan lagi sekadar masalah teknis.
Ini menyangkut keamanan, ketahanan, dan kedaulatan Eropa. Sektor transportasi, telekomunikasi, energi, logistik, dan layanan darurat—semuanya bergantung, baik secara langsung maupun tidak langsung, pada penentuan posisi dan waktu yang tepercaya.
Jika layanan-layanan ini dapat dimanipulasi, dampaknya bisa jauh lebih serius daripada sekadar menampilkan lokasi yang salah pada peta.



