Darilaut – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan sosialisasi teknologi deteksi dini tsunami berbasis buoy. Teknologi ini disebut juga InaBuoy.
Lokasi sosialisasi berlokasi di gedung Asosiasi Tuna Longline Indonesia, Pelabuhan Benoa, Bali, Rabu (2/6). Sosialisasi ini dengan tema “Bersama Membangun Kesiapsiagaan terhadap Ancaman Tsunami.”
Bali dipilih sebagai salah satu dari 11 lokasi deploy InaBuoy BPPT karena di wilayah selatan Pulau Bali terdapat tiga pertemuan lempeng besar. Masing-masing Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik, yang dapat menimbulkan gempa bumi dan mengakibatkan tsunami.
Direktur Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana BPPT M. Ilyas mengatakan deploy InaBuoy merupakan amanah dari Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2019 tentang Penguatan dan Pengembangan Sistem Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami.
Menurut Ilyas InaBuoy merupakan tugas khusus dari Presiden RI kepada BPPT untuk melaksanakan inovasi teknologi deteksi dini tsunami. Program tersebut merupakan program kebencanaan berskala nasional, tepatnya sejak bencana tsunami yang berturut-turut terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah serta Pandeglang, Banten pada tahun 2018 lalu.
Ilyas mengatakan pemerintah sejak tahun 2006 telah melaksanakan pengembangan sistem peringatan dini tsunami di Indonesia dengan target pemasangan InaBuoy di 23 lokasi di Indonesia.





Komentar tentang post