Untuk lebih meyakinkan konsumen akan manfaat rumput laut cokelat sebagai bahan pangan dan kesehatan masih diperlukan banyak bukti melalui studi invervensi pada manusia untuk mengevaluasi manfaat nutrisi dari rumput laut dan efikasi komponen bioaktif yang diklaimnya, kata Amir.
Bukti mekanistik sangat penting untuk membuktikan klaim manfaat kesehatan dari rumput laut. Sebagai contoh, meskipun rumput laut cokelat sangat potensial sebagai antidiabetes, namun uji klinis masih sangat terbatas.
Karena itu, kata Amir, masih perlu dilakukan penelitian terutama uji klinis untuk membuktikan bahwa senyawa dari rumput laut cokelat dapat sebagai bahan dalam penanganan diabetes melitus tipe 2.
Selain itu, meskipun sudah ada beberapa penelitian tentang efek hipokolesterolemia dari ekstrak rumput laut cokelat dan senyawa yang diisolasi, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami secara rinci cara kerja berbagai komponen yang terlibat dalam metabolisme kolesterol.
Masih perlu dilakukan penelitian apakah senyawa dari rumput laut cokelat yang dilaporkan memiliki kapasitas untuk mempengaruhi ekspresi protein berbeda yang terkait dengan metabolisme kolesterol.
Diperlukan juga penelitian lebih detail efek konsumsi yang terkait dengan rumput laut cokelat dan kemungkinan interaksi serta efek samping rumput laut cokelat dan senyawa murninya bila dikonsumsi bersamaan dengan obat yang diresepkan, katanya.





Komentar tentang post