Delegasi Indonesia yang menghadiri OOC 2019 terdiri dari perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, BMKG dan KBRI di Oslo untuk mengawal dan menyampaikan perkembangan komitmen dengan 6 (enam) Areas of Action.
Keenam Areas of Action tersebut adalah Marine Protected Areas and Other Area Based Management Measures, Climate Change, Sustainable Fisheries, Marine Pollution, Sustainable Blue Economy dan Maritime Security.
Berdasarkan catatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan selaku focal point untuk OOC disebutkan 11 komitmen yang telah diselesaikan 100 persen yang mencakup 6 Areas of Action diantaranya adalah Marine Protected Areas di mana komitmen Indonesia pada OOC tahun 2017 yaitu Indonesia berhasil mewujudkan 22.68 juta Ha area konservasi pada 2018 .
Selanjutnya, Indonesia menyampaikan komitmen untuk mengalokasikan anggaran sebesar 2,3 juta USD untuk meningkatkan efektivitas manajemen dari 10 Marine Protected Areas nasional dan 24 provinsi.
Komitmen Indonesia yang telah tuntas lainnya adalah pendanaan sebesar 72.000 USD pada 2019 melalui Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional untuk mengidentifikasi area-area untuk kerapu dan budidaya rumput laut di 16 provinsi secara berkelanjutan.





Komentar tentang post