1. Kekeringan
Lebih dari sepertiga populasi dunia tinggal di daerah yang kekurangan air, menurut laporan Global Land Outlook UNCCD. Ketika terdegradasi, tanah kehilangan kemampuannya untuk menahan air, yang menyebabkan hilangnya vegetasi dan menciptakan lingkaran setan kekeringan dan erosi.
Melalui praktik pengelolaan air, seperti irigasi tetes dan pemanenan air hujan, dan restorasi ekosistem, masyarakat dapat meningkatkan kelembaban tanah dan mengurangi dampak kekeringan.
2. Degradasi Lahan
Aktivitas manusia telah mengubah lebih dari 70 persen daratan Bumi, menyebabkan degradasi hutan, lahan gambut, dan padang rumput yang meluas untuk beberapa ekosistem. Hal ini mengurangi kesuburan tanah, mengurangi hasil panen dan mengancam ketahanan pangan.
Peristiwa cuaca ekstrem, seperti hujan lebat yang diikuti oleh kekeringan, mempercepat degradasi, sementara deforestasi dan penggembalaan yang berlebihan mengurangi kualitas tanah dengan memadatkannya dan menguras nutrisi penting.
Untuk mengatasi hal ini, praktik seperti menambahkan kompos dan bahan organik ke tanah, meningkatkan teknik irigasi, dan menggunakan mulsa untuk menjaga kelembaban sangat penting. Memulihkan kesehatan tanah melalui pertanian konservasi juga membantu mencegah degradasi lahan lebih lanjut.




