Pertama, Terumbu Karang Mendukung 25% Spesies Laut
Terumbu karang adalah sarang keanekaragaman hayati, sebagai tempat berlindung, berkembang biak, mencari makan, dan area pembibitan untuk keanekaragaman spesies laut.
Meskipun terumbu ini membentuk kurang dari 1% dari dasar laut, ekosistem ini mendukung sekitar 25% dari semua spesies laut.
Itulah mengapa sekitar 6 juta nelayan di seluruh dunia bergantung pada ekosistem ini, yang diperkirakan memiliki nilai ekonomi US$375 miliar per tahun secara global dalam barang dan jasa ekonomi.
Di AS saja, nilai komersial tahunan perikanan dari terumbu karang diperkirakan lebih dari US$100 juta.
Kedua, Terumbu Karang Situs Warisan Budaya
Beberapa manfaat terumbu karang sulit diukur, terutama terkait dengan pembentukan warisan budaya. Karang memiliki nilai budaya yang signifikan bagi masyarakat pesisir di seluruh dunia.
Misalnya, penduduk Aborigin dan Kepulauan Selat Torres memiliki hubungan yang kuat dengan Great Barrier Reef di Australia; di Hawaii, polip karang dianggap sebagai salah satu organisme pertama yang diciptakan dalam cerita tradisional Hawaii, menggarisbawahi pentingnya dalam budaya Hawaii.
Bahkan bagi mereka yang tinggal jauh dari lautan, terumbu karang merupakan sumber keajaiban dan lambang keanekaragaman hayati laut.





Komentar tentang post