Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini 6 Alasan Mengapa Terumbu Karang Patut Dilindungi

redaksi
18 Januari 2023
Kategori : Berita, Konservasi
0
Kapal Pariwisata dengan Desain Kearifan Lokal di Bunaken dan Labuan Bajo

Ekosistem terumbu karang. FOTO: DARILAUT.ID

Pertama, Terumbu Karang Mendukung 25% Spesies Laut

Terumbu karang adalah sarang keanekaragaman hayati, sebagai tempat berlindung, berkembang biak, mencari makan, dan area pembibitan untuk keanekaragaman spesies laut.

Meskipun terumbu ini membentuk kurang dari 1% dari dasar laut, ekosistem ini mendukung sekitar 25% dari semua spesies laut.

Itulah mengapa sekitar 6 juta nelayan di seluruh dunia bergantung pada ekosistem ini, yang diperkirakan memiliki nilai ekonomi US$375 miliar per tahun secara global dalam barang dan jasa ekonomi.

Di AS saja, nilai komersial tahunan perikanan dari terumbu karang diperkirakan lebih dari US$100 juta.

Kedua, Terumbu Karang Situs Warisan Budaya

Beberapa manfaat terumbu karang sulit diukur, terutama terkait dengan pembentukan warisan budaya. Karang memiliki nilai budaya yang signifikan bagi masyarakat pesisir di seluruh dunia.

Misalnya, penduduk Aborigin dan Kepulauan Selat Torres memiliki hubungan yang kuat dengan Great Barrier Reef di Australia; di Hawaii, polip karang dianggap sebagai salah satu organisme pertama yang diciptakan dalam cerita tradisional Hawaii, menggarisbawahi pentingnya dalam budaya Hawaii.

Bahkan bagi mereka yang tinggal jauh dari lautan, terumbu karang merupakan sumber keajaiban dan lambang keanekaragaman hayati laut.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Invertebratakeanekaragaman hayatiMitigasi Perubahan IklimTerumbu Karang
Bagikan5Tweet3KirimKirim
Previous Post

Dom Pedro, Permata Aquamarine Terbesar di Dunia

Next Post

Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

Postingan Terkait

KLHK dan IPB University Ujicoba Alat Pengukur Tinggi Gelombang

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

5 November 2026
Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Next Post
Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

Metodologi Baru Menganalisis Dampak dan Ketergantungan Perusahaan Pada Alam

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Anak Muda Selalu Kalah dalam Politik Gorontalo?

Dunia Menuju Kondisi Melampaui Ambang Batas 1,5°C

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

AmsiNews

REKOMENDASI

Dugong Ikut Menjaga Keseimbangan Iklim Lewat Interaksinya Dengan Padang Lamun

217 Mahasiswa UNG dan UGM Kolaborasi KKN

Perlindungan Hak-Hak Masyarakat Adat, Petani, Nelayan dan Kelompok Rentan Dalam Kebijakan Pembangunan Sektoral

BRIN Buka Pendanaan Riset Keanekaragaman Hayati

Sulawesi Utara Dinobatkan Sebagai “The Rising Star” Sektor Pariwisata

Memangkas Polusi Plastik, Ini ‘Peta jalan’ PBB

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.