Minggu, September 6, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ini Bahaya Peralatan Medis Mengandung Merkuri di Sektor Kesehatan

redaksi
15 Mei 2024
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Ini Bahaya Peralatan Medis Mengandung Merkuri di Sektor Kesehatan

Termometer medis. FOTO: PIXABAY/UNEP

Darilaut – Selama berabad-abad merkuri (mercury) digunakan dalam layanan kesehatan. Padahal, merkuri adalah logam beracun yang menimbulkan ancaman bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Sejumlah negara melalui pendekatan holistik mulai menghilangkan peralatan medis yang mengandung merkuri. Upaya kerja sama ini untuk menghentikan polusi merkuri dari sektor kesehatan.

Untuk meningkatkan pengelolaan limbah merkuri dan penerapan alternatif lain, pemerintah Albania, Burkina Faso, India, Montenegro dan Uganda pada 14 Mei 2024 bersatu untuk memerangi polusi kimia, dengan meluncurkan proyek senilai $134 juta.

Peralatan medis seperti termometer dan sphygmomanometer –alat yang mengukur tekanan darah–  mengandung merkuri dan tidak berbahaya selama masih utuh.

Namun, jika perangkat ini rusak atau tidak digunakan lagi, merkuri yang dikandungnya dapat keluar ke lingkungan tempat perangkat tersebut menguap, sehingga petugas kesehatan dan pasien akan terpapar asap berbahaya.

Jika terhirup dapat menyebabkan kerusakan pada paru-paru, ginjal, dan sistem saraf, sementara limbah yang dihasilkan dapat mencemari area sekitar tumpahan, serta air limbah fasilitas.

Kerusakan Peralatan

Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) memimpin inisiatif ini dengan pendanaan dari Fasilitas Lingkungan Global (GEF) dan dilaksanakan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Konvensi Minamata mengenai MerkuriLimbah MerkurimerkuriPeralatan MedisTermometer MerkuriUNEP
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

SDGs Center UNG Perkuat Peran Mahasiswa Mencapai Target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Next Post

International Day of Families: Mendorong Aksi Iklim Melalui Peran Keluarga

Postingan Terkait

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Dentuman Gunung Anak Krakatau

6 September 2026
Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

6 September 2026

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

Peta Afrika Tampak Kecil, Tidak Sesuai Ukuran Asli

Gunung Ibu di Halmahera Barat Meletus

Next Post
International Day of Families: Mendorong Aksi Iklim Melalui Peran Keluarga

International Day of Families: Mendorong Aksi Iklim Melalui Peran Keluarga

TERBARU

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Hurikan Lowell Mendekati Kepulauan Hawaii Sebagai Badai Kategori 4

Letusan Gunung Ibu Tercatat Sebanyak 1486 Kali

Afrika Lebih Besar, PBB: Distorsi Pengecilan Melanggengkan Pandangan Dunia yang Tidak Seimbang

AmsiNews

REKOMENDASI

Puslitbang BMKG Teliti Gempa dan Tsunami di Palu-Donggala

Penanganan Paus Terdampar Perlu Partisipasi Masyarakat

Ismail Madjid Resmi Dilantik Sebagai Penjabat Wali Kota Gorontalo

El Nino Netral Berpeluang Jadi La Nina

Angin Kencang Melanda Pandeglang dan Lombok Barat, Puluhan Rumah Rusak

Komoditas Kakao Pohuwato Akan Mewakili Indonesia Dalam Event di Italia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.