Ketika itu, pelayaran dimulai dari pantai Losari menuju Bulukumba, selanjutnya ke pulau-pulau kecil dan sejumlah daerah di Indonesia Timur.
Menurut Irdham, setelah mengelilingi Indonesia Timur KLM Pinisi Pusaka Indonesia, sempat tidak melakukan pelayaran.
Dengan cara bahu-membahu, kapal pinisi yang menjadi ikon di pantai Losari Makassar ini akhirnya kembali berlayar. Penggerak kapal layar ini sejumlah anak muda di Sulawesi Selatan yang tergabung dalam seven sell.
“Saya ingin kapal pinisi ini tetap bisa berlayar,” kata Irdham.
Minggu (17/10) pagi, kami kembali melakukan pelayaran di kapal Pinisi Pusaka Indonesia bersama sejumlah pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sulawesi Selatan, Indonesia Timur dan pengurus AMSI lainnya. Verrianto Madjowa









Komentar tentang post