Pemerintah Kerajaan Belanda mendukung penuh langkah Indonesia mewujudkan visi poros maritim. Visi tersebut diwujudkan dengan pengembangan klaster maritim, baik perikanan, pembangunan kapal laut, infrastruktur, dan sumber daya laut.
Selain itu, peningkatan kapasitas SDM melalui program vocational training bagi pelajar dan mahasiswa sekolah maritim di Indonesia. Hal lain yang tak kalah penting adalah pengembangan peta jangka panjang pembangunan maritim Indonesia.
Penanggungjawab program adalah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Belanda melalui program kerjasama bidang vokasi maritime antara Indonesia dan Belanda, dalam skema TVET – Technical and Vocational Education and Training. Untuk melaksanakan program kerjasama tersebut, Kemlu Belanda mengadakan tender internasional dan salah satu peserta tender adalah Konsorsium Internasional.
Konsorsium ini terdiri dari STC International (institusi pendidikan dan pelatihan bidang maritim & logistik di Belanda), CINOP (institusi konsultan kurikulum dan pendidikan di Belanda), dan Departemen Teknik Transportasi Laut ITS (insitusi pendidikan tinggi teknik bidang transportasi laut, kepelabuhanan, dan logistik maritim di Indonesia).
Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Indonesia mendukung sepenuhnya inisiatif antara Belanda dan Indonesia di sektor maritim tersebut, antara lain di bidang peningkatan kapasitas pada pengembangan proyek kerja sama ini.*





Komentar tentang post