Peserta berasal dari berbagai organisasi/ lembaga di antaranya perwakilan badan eksekutif mahasiwa (BEM) Universitas Cenderawasih, BEM Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ), LBH Papua, Komnas HAM Perwakilan Papua, ALDP, PAHAM Papua, Akademisi Universitas Muhammadiyah Papua, perwakilan pemuda Gereja dan lain-lain.
“Banyaknya peserta pelatihan menandakan bahwa berbagai lembaga/ instansi maupun individu di Papua merasa sangat penting memfilter arus informasi yang diterima lewat media sosial maupun lewat media jurnalistik,” kata Ketua AMSI Wilayah Papua Eveerth Joumilena.





Komentar tentang post