Senin, Maret 16, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kaitan El Nino, Global Warming dan Kemarau Basah

redaksi
4 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Organisasi Meteorologi: El Nino Dapat Memicu Panas yang Lebih Ekstrem

El Nino. GAMBAR: WMO

Darilaut – Dampak iklim di beberapa wilayah di Indonesia bukan hanya dipengaruhi oleh El Nino, akan tetapi bisa dari global warming (pemanasan global).

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Iklim dan Atmosfer (PRIMA), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Edvin Aldrian berpandangan jika terjadi perbedaan dampak iklim di beberapa wilayah di Indonesia, tidak hanya dipengaruhi oleh El Nino tapi juga bisa dari global warming.

Prof Aldrian melihat dua-duanya memiliki kekuatan yang sama. Jika El Nino lemah, maka berfungsi global warming atau sebaliknya.

“Ini yang jadi pertanyaan di Indonesia kenapa masih terjadi hujan,” ujarnya.

Akan tetapi, Aldrian sepakat jika tahun ini terjadi El Nino. Yang dilihat di Indonesia suhu muka laut yang panas. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi El Nino sudah terobservasi.

Temperatur suhu muka laut daerah khatulistiwa (SSTs) di atas rata-rata di pusat hingga timur samudera Pasifik. Anomali kondisi suhu muka laut di daerah khatulistiwa konsisten dengan kondisi El Nino yang lemah.

Namun demikian, Aldrian menyebutkan perlu sinyal El Nino-Southern Oscillation (ENSO) yang kuat agar dampak ENSO bisa terdeteksi.

Apabila sinyal ENSO tidak kuat ada kemungkinan kemarau basah.

Hal ini terjadi karena suhu laut Indonesia akan lebih tinggi dari musim kemarau atau masa sinyal peralihan dari kemarau dan basah. Di mana, suhu laut tinggi karena ada fenomena global warming.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINEl NinoMusim KemarauPemanasan Global
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Khanun Bertahan di Laut Cina Timur, Selajutnya Akan Bergerak ke Timur-Timur Laut

Next Post

Gempa Laut Maluku Mengguncang Gorontalo dan Bolaang Mongondow

Postingan Terkait

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

16 Maret 2026
Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

16 Maret 2026

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

Perkuat Ekosistem Riset BRIN Buka Pendaftaran Beasiswa Doctor by Research

UNEP: Konflik Timur Tengah Menyebabkan Kerusakan Lingkungan yang Meluas

Next Post
Gempa Laut Maluku Mengguncang Gorontalo dan Bolaang Mongondow

Gempa Laut Maluku Mengguncang Gorontalo dan Bolaang Mongondow

Komentar tentang post

TERBARU

Seperti Apa Daging Tuna Sirip Biru Hasil Tangkapan Nelayan Bongo, Gorontalo

Islam Memberi Perhatian Terhadap Kelestarian Alam

Quraish Shihab Menyoroti Kerusakan Lingkungan

Penyelam Gorontalo Menggelar Tumbilotohe Underwater

Tinggi Hilal Saat Matahari Terbenam 19 Maret 2026

Sidang Isbat 1 Syawal Pada 19 Maret 2026

AmsiNews

REKOMENDASI

Rencana Aksi Menghadapi Gelombang Panas

Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Bahas Perwasitan Sepak Takraw

Pose di Atas Hiu Paus Terus Dibagikan

4 Juta Orang Diperintahkan Mengungsi Karena Topan Nanmadol di Jepang

Ratusan Rumah Rusak Karena Angin Kencang

Bibit Siklon Tropis 96W Terletak di Utara Papua

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.