Jumat, Juni 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kaitan El Nino, Global Warming dan Kemarau Basah

redaksi
4 Agustus 2023
Kategori : Berita, Iklim
0
Organisasi Meteorologi: El Nino Dapat Memicu Panas yang Lebih Ekstrem

El Nino. GAMBAR: WMO

Peneliti Ahli Madya PRIMA-BRIN, Erma Yulihastin, mengatakan pada tahun ini bisa jadi terjadi kemarau basah.

Hal itu lantaran adanya Suhu Muka Laut yang menghangat, anomali divergensi dan konvergensi.

Ditambah dengan adanya angin dari timur dan berbelok ke wilayah indonesia yang menjadi pusat dari uap air yang menjadikan kemarau basah.

“Dari sisi historis, El Nino terjadi biasanya netral dulu, maka skenario El Nino akan terjadi pada 2024,” katanya.

Hanya saja, kata Erma, jika melihat fenomena perbedaan dampak iklim dan cuaca di beberapa daerah ini perlu disikapi, salah satu kuncinya dengan melakukan pemetaan secara regional.

Karena wilayah Indonesia memiliki kepulauan-kepulauan yang besar dan lautan. “Ambil contoh di Kalimantan saja, beda antara utara dan selatan,” katanya.

Menurut Erma, saat ini perlu adanya tools yang handal untuk bisa memetakan secara detil. Sebab saat ini, parameter global tidak bisa jadi lagi tolok ukur.

Puncak El Nino diperkirakan bakal bergeser pada akhir September dan awal Oktober 2023. Hal ini disampaikan Peneliti Ahli Utama PRIMA-BRIN Prof Eddy Hermawan.

Prof Eddy memprediksi pergeseran ini berdasarkan kajiannya dari berbagai literatur ilmiah.

“El Nino tahun 2023 tergolong unik karena puncaknya diduga bakal terjadi akhir September/awal Oktober 2023, tidak pada bulan November/Desember seperti pada umumnya. Selain itu, durasinya pun tergolong relatif pendek (berakhir hingga awal tahun 2024),” kata Eddy.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BRINEl NinoMusim KemarauPemanasan Global
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Topan Khanun Bertahan di Laut Cina Timur, Selajutnya Akan Bergerak ke Timur-Timur Laut

Next Post

Gempa Laut Maluku Mengguncang Gorontalo dan Bolaang Mongondow

Postingan Terkait

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

5 Juni 2026
Prediksi BMKG untuk Kondisi Iklim Indonesia Tahun 2026

Cuaca Ekstrem Belum Menurun di Wilayah Indonesia

5 Juni 2026

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

Azerbaijan Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Azerbaijan Menyoroti Krisis Planet Akibat Perubahan Iklim

Next Post
Gempa Laut Maluku Mengguncang Gorontalo dan Bolaang Mongondow

Gempa Laut Maluku Mengguncang Gorontalo dan Bolaang Mongondow

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Teluk Tomini M5,6 Guncang Luwuk

Cuaca Ekstrem Belum Menurun di Wilayah Indonesia

Mahasiswa KKN UNG Olah Sabut Kelapa untuk Pelestarian Lingkungan

PBB Mendesak Keselamatan Bagi Pembela Lingkungan

Ratusan Orang Dibunuh, PBB Menyerukan Perlindungan Bagi Pembela Lingkungan

Depresi Tropis Berada di Dekat Taiwan

AmsiNews

REKOMENDASI

Paus Sperma Tidur Vertikal di Perairan Jepang

Korban Meninggal Banjir dan Longsor Jabodetabek 16 Orang

500 Penerbangan di Shanghai Dibatalkan Karena Topan Muifa

Bayi Orca yang Terdampar di Wellington Mendapat Nama Toa

Nilai Tukar Nelayan Turun Karena Sistim Logistik Ikan Belum Optimal

Bibit Siklon Tropis Berpotensi pada Cuaca Buruk di NTT, Maluku dan Papua

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.