Sumber gempa darat tersebut memiliki mekanisme oblique naik. Dari lokasi, kedalaman, dan mekanismenya, dapat diperkirakan gempa bumi ini berasosiasi dengan aktivitas subduksi Lempeng Laut Sulawesi, kata Pusat Vulkanologi.
Hasil analisis Pusat Vulkanologi kondisi daerah terdekat dengan pusat gempa bumi memiliki morfologi dataran, berombak, bergelombang, perbukitan, dan pegunungan.
Litologi penyusun wilayah ini terdiri atas Batuan Terobosan berumur pratersier, Batuan Gunungapi berumur kuarter hingga tersier, dan Batuan Sedimen berumur kuarter.
Batuan yang telah mengalami pelapukan dan/atau sedimen permukaan berpotensi memperkuat guncangan gempa bumi.




