Darilaut – Siklon Tropis Grant telah menguat menjadi kategori 2 di perairan terbuka Samudra Hindia, pada Jumat (26/12).
Sistem ini, pada Jumat siang, dengan jarak 1410 km barat daya Bengkulu.
Biro Meteorologi Australia (BOM) mengatakan Grant dengan intensitas kategori 2, mengemas angin kencang di dekat pusat badai 95 kilometer per jam dengan hembusan angin hingga 130 kilometer per jam.
Sistem ini bergerak ke barat dengan kecepatan 13 kilometer per jam. Grant berjarak 365 kilometer barat Kepulauan Cocos (Keeling).
Meskipun berada di perairan terbuka, Grant dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di perairan Indonesia.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) siklon tropis Grant memberikan dampak tidak langsung berupa tinggi gelombang kategori sedang (1,25 – 2,5 m) di wilayah perairan barat Bengkulu dan Lampung, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudra Hindia barat Bengkulu dan Lampung, dan Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat.
Pusat Peringatan Topan Gabungan (JTWC) mengatakan Grant telah bergerak ke barat dengan kecepatan 15 km per jam (8 knot) selama 6 jam terakhir.
Tinggi gelombang signifikan maksimum adalah 5,2 meter (17 kaki), kata JTWC.
Grant akan terus sedikit menguat selama 24 jam ke depan hingga sekitar 100 km per jam (55 knot).




