Risiko Ekologis Harus Diantisipasi
Selain persoalan tata kelola, risiko ekologis yang tak kalah penting. Mengejar peningkatan volume produksi tanpa rencana pengelolaan stok di setiap wilayah dapat memicu tekanan berlebihan terhadap sumber daya laut, degradasi habitat, dan konflik antar nelayan terkait alat tangkap.
Indikator keberhasilan KNMP tidak cukup hanya pada volume atau nilai transaksi, tetapi harus mencakup keberlanjutan ekologi dan kesejahteraan nelayan. Dengan memasukkan indikator ekologi sejak awal, pemerintah dapat mencegah dampak negatif yang sering muncul setelah proyek berakhir.
Mengapa 90 Hari Pertama Sangat Kritis
Karena itu, diusulkan pemerintah memanfaatkan 90 hari pertama sebagai masa kritis untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan. Tiga bulan awal sejak penetapan lokasi dipandang sebagai waktu paling menentukan untuk menyusun SOP, menyiapkan SDM, dan mengamankan kontrak pembeli sebelum fisik selesai.
Pola “100 hari pertama” atau “90 hari pertama” lazim digunakan dalam proyek besar untuk mengecek kesiapan lapangan. Jika pada periode ini dasar legal, teknis, dan keuangan tidak kokoh, masalah akan terbawa sampai setelah proyek selesai dibangun. Momentum tiga bulan pertama juga dianggap paling tepat untuk menyatukan aktor daerah sebelum kontrak dan pola kerja mengeras.




