Darilaut – Hasil studi yang dilakukan pada tahun 2021, ditemukan sebanyak 386 spesies ikan telah menelan plastik. Jumlah tersebut berdasarkan 555 spesies ikan yang diuji.
Melansir News.com.au, Selasa (8/7), WWF (World Wide Fund for Nature) mengatakan dunia harus bekerja sama untuk mengatasi ancaman plastik di lautan. Plastik telah menyusup ke semua bagian lautan dan sekarang ditemukan pada plankton organisme terkecil hingga paus yang terbesar.
Organisasi konservasi terbesar tersebut menyerukan upaya yang sangat mendesak untuk membuat perjanjian internasional tentang plastik.
Potongan-potongan kecil plastik bahkan telah mencapai wilayah paling terpencil dan tampak murni di planet ini, seperti Kutub Utara dan telah ditemukan di dalam ikan di ceruk terdalam lautan di Palung Mariana.
WWF berusaha untuk memperkuat kasus untuk tindakan dalam laporan terbarunya, yang mensintesis lebih dari 2.000 studi ilmiah terpisah tentang dampak polusi plastik pada lautan, keanekaragaman hayati dan ekosistem laut.
Tetapi ditemukan zat tersebut telah mencapai setiap bagian lautan. Dari permukaan laut ke dasar laut dalam, dari kutub hingga garis pantai pulau-pulau paling terpencil dan dapat dideteksi pada plankton dan paus.
Menurut laporan WWF, diperkirakan antara 19 dan 23 juta ton sampah plastik terbawa ke saluran air dunia setiap tahun.





Komentar tentang post