Karena itu, Ditjen Perhubungan Laut segera mengerahkan KN Rupat dari Distrik Navigasi Kelas I Dumai untuk segera bergerak menuju Tanjung Buton. Kapal bertolak dari Dumai pada Selasa pukul 23.30 WIB dan tiba di Tanjung Buton pada Kamis pukul 07.00 pagi.
Dengan koordinasi dan sinergi yang baik antara Pokso Pelayanan Angkutan Lebaran Tahun 2019, penumpukan penumpang yang terjadi di Pelabuhan Tanjung Buton telah berhasil diatasi.
Selanjutnya, KN Rupat telah berlayar menuju Batam dengan mengangkut sejumlah 284 orang penumpang. Terdiri dari 99 orang penumpang laki-laki, 88 orang penumpang wanita, serta 97 orang penumpang anak-anak.
Ditjen Perhubungan Laut telah menyiagakan kapal-kapal cadangan dan kapal negara untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal semacam ini.
Agus mengatakan, telah menambahkan alat-alat keselamatan seperti life jacket, sekoci dan sebagainya.
“Ditjen Perhubungan Laut terus berusaha semaksimal mungkin, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik, sehingga mereka dapat sampai ke tempat tujuan dengan selamat, aman dan nyaman,” ujar Agus.*





Komentar tentang post