Rabu, November 4, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Konservasi

Identifikasi Larva Ikan di Laut Sawu

redaksi
7 September 2018
Kategori : Konservasi, Tips & Trip
0
Identifikasi Larva Ikan di Laut Sawu

Identifikasi larva ikan di Perairan Pulau Sumba. FOTO: BKKPN KUPANG

TIM Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melakukan kegiatan identifikasi larva ikan di Perairan Pulau Sumba. Lokasi ini berada dalam Kawasan Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu.

Laut Sawu sebagai sumber perikanan, yang memberikan kontribusi 65 persen bagi Propinsi Nusa Tenggara Timur.

Perairan Laut Sawu dan sekitarnya memiliki luas 3,35 juta hektare, meliputi Perairan Selat Sumba, Pulau Timor-Rote-Sabu-Batek dan sekitarnya, yang mencakup 10 Kabupaten.

Berdasarkan data The Nature Conservancy (TNC) tercatat sebanyak 532 spesies karang di kawasan ini. Dari sejumlah spesies tersebut, terdapat 11 spesies endemik dan sub endemik. Kawasan perairan Laut Sawu merupakan tempat hidup bagi 350 jenis ikan karang.

Biota penting di perairan Laut Sawu, antara lain, kerapu (Grouper), napoleon (Cheilinus undulatus), hiu (Charcanidae), Bumphead parrotfish (Bolbometopon muricatum), pari manta (Manta byrostris) dan tuna sirip kuning (Thunus albacores).

Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Ikram Sangadji mengatakan, Kawasan Taman Nasional Perairan Laut Sawu sebagai koridor penting bagi perlintasan 22 spesies mamalia laut. Mamalia laut ini terdiri dari 14 spesies paus, tujuh spesies lumba-lumba dan satu spesies dugong.*

Tags: BKKPN KupangLaut Sawu
Bagikan11Tweet6KirimKirim
Previous Post

Wilayah Pengelolaan Perikanan 718 Terbanyak Izin Kapal

Next Post

Ilmuwan Temukan Hiu Pemakan Tumbuhan untuk Pertama Kalinya

Postingan Terkait

Mengurai Karbon Biru di Ekosistem Mangrove dan Lamun

Peneliti Temukan Laju Kehilangan Mangrove Global Melambat

20 September 2026
Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

16 September 2026

Aplikasi Semi-Digital untuk Monitoring Penyu

Kawasan Konservasi Perairan Maluku Capai 4,3 Juta Hektare

Perburuan Paus, Praktik Grindadráp di Kepulauan Faroe Berbeda dengan Lamalera

Konservasi Paus Berkelanjutan di Lamalera Laut Sawu Nusa Tenggara Timur

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Next Post
Ilmuwan Temukan Hiu Pemakan Tumbuhan untuk Pertama Kalinya

Ilmuwan Temukan Hiu Pemakan Tumbuhan untuk Pertama Kalinya

Komentar tentang post

TERBARU

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Sejarah World Tsunami Awareness Day, Edukasi Menyelamatkan Nyawa

Topan In-fa Terletak di Selatan Tokyo

AmsiNews

REKOMENDASI

E-Logbook Versi Baru Dilengkapi FishFace, Teknologi yang Mampu Mengenali Spesies Tuna dan Kakap

Meraih Laba dari Bisnis Ikan Asap

489,07 ha Lahan di Taman Nasional Gunung Merbabu Terbakar

Banjir di Eropa Menewaskan 196 Orang, Terbanyak di Jerman

Negara-Negara ASEAN Perkuat Penanganan Polusi Plastik dan Sampah Laut

Perubahan Iklim Berpengaruh pada Pertanian dan Budaya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.