Desember merupakan bulan teraktif kedua. Selama 42 tahun terdapat 76 kejadian siklon tropis dengan nilai rata-rata sebesar 1,8 kejadian per tahun.
Kondisi ekstrim pernah dialami pada tahun 1973 dimana terdapat 6 kali kejadian siklon tropis dalam satu bulan.
Pada bulan Juni dan Agustus frekuensi terkecil. Selama 42 tahun tidak pernah sekalipun terdapat adanya kejadian siklon tropis.
Siklon Tropis di Utara Indonesia
Dengan data histori yang lebih panjang (56 tahun), diketahui bahwa wilayah dekat Indonesia sebelah utara, kejadian siklon tropis terbanyak pada bulan Agustus, di mana 20% siklon tropis terjadi pada bulan ini.
Disusul kemudian bulan September (18%), Juli dan Oktober (15%).
Bulan Agustus, rata-rata kejadian sebanyak 5,2 kali siklon tropis per tahun. Kondisi ekstrim maksimum pernah terjadi pada tahun 1960 (13 kali kejadian siklon tropis dalam sebulan).
Kondisi ekstrim minimum terjadi di tahun 1980 (hanya terjadi 2 kali kejadian siklon tropis dalam sebulan).
Sebaliknya dengan jumlah kejadian terkecil 13 kali dalam 56 tahun, bulan Februari mengalami kejadian ekstrim maksimum pada tahun 1967 dan 1976 dengan 2 kali kejadian siklon tropis dan pada 45 tahun lainnya tidak mengalami siklon tropis sama sekali.
Agustus merupakan bulan paling sibuk bagi pertumbuhan siklon tropis di wilayah ini. Dari 323 kejadian terdapat 107 kejadian yang berkembang menjadi badai tropis dan 81 di antaranya berkembang lebih jauh menjadi hurricane.





Komentar tentang post