Kamis, Oktober 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kecemasan yang Berlebihan Dapat Mengganggu konsentrasi dan Memori Mahasiswa

redaksi
28 Februari 2026
Kategori : Berita
0
Fakultas Kedokteran UNG Resmi Mendapat Izin Penyelenggaraan Prodi Spesialis Anestesiologi

Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Gorontalo (UNG). FOTO: HUMAS UNG

Darilaut – Kecemasan jika berlebihan dapat mengganggu konsentrasi dan memori, hingga performa mahasiswa.

Dalam perspektif psikologi, kecemasan tidak selalu buruk. Ia adalah sinyal kesiapan tubuh menghadapi tantangan. Masalah muncul ketika kecemasan menjadi berlebihan dan mengganggu performa.

Data nasional menunjukkan bahwa gangguan kecemasan merupakan salah satu masalah kesehatan mental paling umum di Indonesia.

Secara ilmiah, kecemasan merupakan respons otak terhadap situasi yang dianggap mengancam. Dalam batas tertentu, kecemasan justru adaptif karena membantu seseorang menjadi lebih waspada dan fokus.

Mahasiswa, terutama mahasiswa kedokteran yang menghadapi tuntutan akademik tinggi, termasuk kelompok rentan mengalami tekanan psikologis.

Dalam konteks pendidikan kedokteran, ujian bukan sekadar formalitas. Kompetensi dokter diatur melalui Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI), sehingga setiap evaluasi akademik memiliki konsekuensi profesional.

Ujian selalu identik dengan tekanan. Namun, di pendidikan kedokteran, tekanan itu hadir dalam dua bentuk utama: ujian teori berbasis Computer-Based Test (CBT) dan ujian praktik klinis atau Objective Structured Clinical Examination (OSCE).

Pertanyaannya, apakah mahasiswa kedokteran lebih cemas menghadapi ujian praktik dibandingkan dengan  ujian teori?

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Fakultas Kedokteran UNGPsikologi KognitifUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 90S Berada di Barat Daya Pulau Enggano Bengkulu

Next Post

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

Postingan Terkait

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

14 Oktober 2026
Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

14 Oktober 2026

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

Bibit Siklon Tropis 96W Berada di Dekat Mikronesia

Banjir Dahsyat Kembali Menghantam Nepal

Sejumlah Mahasiswa UNG Juara Kompetisi Nasional

Next Post
Badai Tropis Nokaen Dapat Berdampak Hujan di Gorontalo dan Gelombang Tinggi di Talaud

Siklon Tropis Urmil Berada di Perairan Terbuka Samudra Pasifik Selatan

TERBARU

Satelit Copernicus Sentinel-2 Tampilkan Sebelum dan Setelah Banjir Dahsyat di Lembah Himalaya Nepal

UNG dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Jalin Kerja Sama

Forum Jurnalis ASEAN Serukan Pelindungan Karya Jurnalistik

Pemanasan di Pasifik khatulistiwa Diprediksi Akan Tetap Berada di Atas Ambang Batas El Niño

Pasifik Khatulistiwa Bagian Barat di Utara Indonesia Titik Awal Siklus El Nino

Fenomena El Nino-Southern Oscillation Erat Kaitannya dengan Arus Lintas Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Apa Itu Klirens Etik Penelitian?

Menlu Retno: Ingin Mutiara, Harus Berani Terjun di Lautan

Bibit Siklon Tropis Akan Berkembang di Kepulauan Cocos dan Pulau Christmas

Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali, Sekjen PBB Menyambut Baik Kesepakatan Damai AS-Iran

KM Sabuk Nusantara 91 Kandas di Perairan Sapeken, Jawa Timur

Depresi Tropis Tumbuh di Samudra Pasifik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.