Tim bantuan terus berupaya menjangkau masyarakat yang terisolasi akibat bencana tersebut.
Dana awal sebesar $2 juta telah dikucurkan dari Dana Darurat Global PBB (CERF) “untuk menyelamatkan nyawa melalui perawatan medis darurat, penyediaan tempat penampungan, dan air bersih,” ujar kepala badan bantuan PBB, Tom Fletcher.
Di Nepal, kebutuhan kemanusiaan mendesak sangatlah besar di distrik Rasuwa, Nuwakot, dan Dhading; masyarakat menghadapi tantangan berat saat keluarga-keluarga berjuang menghadapi kehilangan, pengungsian, dan gangguan pada layanan-layanan penting.
Sementara itu, UNICEF telah berada di lokasi bencana dan meningkatkan dukungannya, “namun kami sangat membutuhkan lebih banyak sumber daya untuk menjangkau setiap anak yang membutuhkan,” ujar Akunga.
Badan PBB Dikerahkan
Kantor PBB di Nepal mengataan badan-badan PBB telah dikerahkan ke wilayah-wilayah terdampak dengan membawa makanan, pasokan medis, dan bantuan kemanusiaan untuk mendukung upaya penanganan yang dipimpin pemerintah, serta siap untuk melakukan lebih banyak lagi.
Di Tiongkok, sekitar 560 orang masih dinyatakan hilang menurut pihak berwenang, sementara kantor perwakilan PBB di negara tersebut pada hari Rabu melaporkan adanya kerusakan serta banyaknya korban dan kehancuran di wilayah otonom Tibet.




