Selasa, Juli 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kelautan dan Perikanan, Dua Bulan Penuh Kontroversi

redaksi
3 Januari 2020
Kategori : Berita
0
Pemda Berperan dalam Percepatan Pembangunan Provinsi Kepulauan

Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, Maluku. FOTO: DARILAUT.ID

Jakarta – Koordinator Nasional Destructive Fishing Watch (DFW)-Indonesia, Moh Abdi Suhufan mengatakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, mesti cepat menentukan prioritas untuk menjawab keraguan publik.

“Dua bulan yang penuh kontroversi mesti diakhiri dengan menetapkan prioritas program yang bisa membawa kesejahteraan bagi nelayan,” kata Abdi, Kamis (2/1).

Sebelumnya, DFW telah menggelar diskusi terbatas akhir tahun dengan tema “Prospek Pembangunan Kelautan 2020”.

“Fokus kesejahteraan merupakan jalan ketiga setelah kedaulatan dan keberlanjutan yang secara konsisten telah dilakukan oleh KKP dalam 5 tahun ini,” kata Abdi.

Menteri Edhy menghadapi tantangan besar dalam menakhodai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Jangan sampai KKP mengambil langkah setback yang berimplikasi pada inkonsistensi perencanaan dan implementasi pembangunan kelautan dan perikanan.

Menerima ‘warisan’ Menteri Kelautan dan Perikanan sebelumnya (Susi Pudjiastuti) yang banyak melakukan terobosan dan menabrak pakem, publik menanti dalam tempo singkat apa yang akan dilakukan Menteri Edhy untuk menjawab tantangan Presiden Jokowi.

Menteri Edhy yang selama ini menawarkan optimisme baru, perlu memanfaatkan kesempatan singkat dengan menunjukan kerja nyata memajukan sektor kelautan dan perikanan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: DFW-IndonesiaKKPperikanan berkelanjutan
Bagikan22Tweet2KirimKirim
Previous Post

Tanggulangi Banjir Perlu Ketegasan Pemimpin di Daerah

Next Post

Pengungsi Korban Banjir di Kota Bekasi Capai 149.537 Orang

Postingan Terkait

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

14 Juli 2026
Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

14 Juli 2026

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

6.000 Pelaut Masih Terdampar di Teluk Persia Saat Perang AS dan Iran Kembali Berkecamuk

Badai Tropis Haishen Terbentuk di Dekat Pulau Yap

Next Post
Pengungsi Korban Banjir di Kota Bekasi Capai 149.537 Orang

Pengungsi Korban Banjir di Kota Bekasi Capai 149.537 Orang

Komentar tentang post

TERBARU

BRIN Bahas Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Hidup Masyarakat Adat Lamalera

Lamalera Spesialis Menangkap Paus Bergigi, Lamakera Tak Bergigi

Pendekatan Konservasi Integratif Paus Berbasis Kosmologi Masyarakat Adat Lamalera

Kosmologi Penangkapan Paus di Lamalera NTT Selaras dengan Konservasi Integratif

Lebih Dari 3 Juta Orang Dievakuasi Akibat Topan Bavi di Cina

Badai Tropis Bavi Bergerak ke Timur Laut Mendekati Qingdao, Kota di Pesisir Laut Kuning

AmsiNews

REKOMENDASI

Jepang: Hentikan Perburuan Paus

Guru Besar UNM Bahas Implementasi Kebijakan Publik di UNG

Agregasi Paus Pembunuh (Orca) di Laut Maratua

Menkes Beri Perhatian Layanan Kesehatan di Kepulauan Togean, Teluk Tomini

PBB: Korban Gempa Dahsyat Myanmar Bertambah Menjadi 2000 Orang Tewas

AIS Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.