Pendampingan Kelompok Talin memanfaatkan potensi yang telah dimiliki masyarakat Kampung Aduwei. Kelapa sudah lama menjadi bagian dari kehidupan dan sumber penghidupan masyarakat. Pendampingan diarahkan untuk memperkuat pengelolaan usaha melalui kelembagaan kelompok, peningkatan kualitas produksi, dan akses pasar. Upaya ini juga melengkapi penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam, termasuk melalui kelompok-kelompok yang bergerak di bidang konservasi dan pengelolaan berbasis kearifan lokal.
Sejalan dengan upaya tersebut, YKAN mendorong masyarakat meningkatkan kualitas produksi dengan mengoptimalkan kebun kelapa yang sudah ada, tanpa membuka lahan baru atau mengonversi vegetasi alami pulau. Dengan pendekatan ini, peningkatan manfaat ekonomi diharapkan dapat berjalan beriringan dengan perlindungan ekosistem alami.
“Kelapa telah menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Kampung Aduwei. Karena itu, kami mendorong agar potensi tersebut dikelola lebih baik melalui penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas produksi, dan perluasan akses pasar,” kata Manajer Senior Ekonomi Biru YKAN, Kiki Anggraini.
Dengan demikian, kata Kiki, usaha ini dapat memberikan manfaat ekonomi bagi anggota sekaligus menjaga kebun kelapa sebagai sumber penghidupan dalam jangka panjang.




