Darilaut – Komunitas kemanusiaan (humanitarian community) meluncurkan dana sebesar US$333 juta untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Topan Mocha.
Siklon Tropis Mocha setara badai kategori 4 mendarat di pantai Negara Bagian Rakhine, Myanmar, pada 14 Mei 2023.
Penilaian awal menunjukkan kerusakan parah pada infrastruktur dan fasilitas umum (misalnya sekolah dan fasilitas kesehatan). Hingga Minggu 21 Mei 2023 tercatat jumlah kematian mencapai 145, luka-luka 131, dan 912.000 orang dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Jumlah pengungsi terus meningkat karena upaya pencarian dan penyelamatan serta pendataan dampak dan kerusakan terus dilakukan.
Mengutip Unocha.org Koordinator Residen dan Kemanusiaan untuk Myanmar, Ramanathan Balakrishnan, mengatakan terus berpacu dengan waktu untuk menyediakan tempat berlindung bagi orang-orang dan mencegah penyebaran penyakit yang terbawa air.
Balakrishnan mengatakan jika kita gagal memobilisasi sumber daya yang cukup, mereka yang terkena dampak badai akan menghadapi musim monsun yang panjang dan menyengsarakan.
Seruan ini untuk mendukung sekitar 1,6 juta orang di zona berdampak tinggi di seluruh Rakhine, Chin, Magway, Sagaing, dan Kachin.
Seminggu lebih setelah mendarat, gambaran yang lebih jelas muncul dari jejak kehancuran yang ditinggalkan oleh Topan Mocha di Myanmar dan Bangladesh. Para pekerja kemanusiaan terus memberikan bantuan penyelamatan jiwa, dan kebutuhan akan peningkatan pendanaan yang mendesak.
Komentar tentang post