Menhub mengatakan, kapal-kapal untuk isolasi terapung dari PT Pelni ini akan segera ditempatkan di daerah-daerah tersebut, untuk membantu penanganan Covid-19.
“Saya sudah sampaikan kepada jajaran Otoritas Pelabuhan dan Syahbandar yang ada di daerah untuk membantu pemerintah daerah. Kami juga minta Pelni, dan TNI Polri untuk membantu pemerintah daerah. Kita harus lakukan ini bersama-sama dan lakukan tugas ini dengan hati, tulus dan all out,” ujar Menhub.
Menhub Budi berharap, dengan adanya kapal-kapal isolasi terpusat ini, dapat digunakan seoptimal mungkin bagi masyarakat di daerah yang membutuhkan. Semoga masyarakat yang terpapar dan melakukan isolasi di kapal ini bisa tetap enjoy dan cepat sembuh.
Hingga hari ini, sudah ada total 6 (enam) daerah yang sudah tersedia kapal isolasi terpusat, setelah sebelumnya kota Makassar sudah lebih dahulu disinggahi kapal KM Umsini milik PT Pelni.
Melalui perjanjian kerja sama di lima daerah tersebut, akan disediakan sebanyak empat kapal isolasi terapung.
1) KM Tatamailau dengan kapasitas 458 bed (448 bed untuk pasien dan 10 bed untuk nakes), yang akan ditempatkan di Pelabuhan Bitung untuk melayani Masyarakat Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara.
2) KM Bukit Raya dengan kapasitas 463 bed (450 bed untuk pasien dan 13 bed untuk nakes), yang akan ditempatkan di Pelabuhan Belawan untuk melayani Masyarakat Kota Medan,





Komentar tentang post