Selasa, Juli 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

redaksi
21 Mei 2026
Kategori : Berita, Kesehatan
0
Kementerian Kesehatan Tingkatkan Pengawasan Kasus Ebola di Indonesia

Virus Ebola. GAMBAR: KEMENTERIAN KESEHATAN

Penularan virus Ebola terjadi melalui kontak langsung dengan darah, cairan tubuh, atau benda yang telah terkontaminasi oleh manusia maupun hewan yang terinfeksi. Virus dapat masuk ke tubuh melalui kulit yang terluka maupun selaput lendir.

Gejala penyakit biasanya muncul mendadak dengan masa inkubasi antara 2 hingga 21 hari, meliputi demam, tubuh lemas, nyeri otot, sakit kepala, yang kemudian dapat berkembang menjadi muntah, diare, hingga perdarahan. Hingga saat ini belum tersedia pengobatan spesifik yang digunakan secara luas, sementara vaksin yang ada masih terbatas untuk penanganan wabah di Afrika.

Sebagai langkah perlindungan diri, Kemenkes mengimbau masyarakat kembali memperkuat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Langkah terbaik saat ini adalah tetap waspada dengan rajin mencuci tangan menggunakan air dan sabun, mengenakan masker jika merasa kurang sehat, serta menerapkan etika batuk dan bersin yang benar. Hindari juga kontak langsung dengan orang atau hewan yang sakit,” lanjut Aji.

Imbauan khusus juga diberikan bagi warga negara yang baru kembali dari perjalanan ke negara terdampak seperti RD Kongo dan Uganda.

Mereka diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala demam atau perdarahan dalam kurun waktu 21 hari setelah kepulangan. Kejujuran mengenai riwayat perjalanan dinilai sangat penting untuk membantu memutus rantai penularan.

Halaman 3 dari 3
Sebelumnya123
Tags: Kementerian KesehatanVirus EbolaWabah EbolaWHO
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Harga Kuda Laut Kering Dapat Mencapai Rp 8 Juta Per Kg

Next Post

Ada 600 Kasus Dugaan Virus Ebola Bundibugyo dan 139 Kematian

Postingan Terkait

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

7 Juli 2026
Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

6 Juli 2026

Gempa Bumi M5,3 Guncang Sangihe

Dosen UNG Bergelar Doktor Bertambah

Topan Super Bavi Melintas di Kepulauan Mariana Utara

El Niño Akan Memberikan Dorongan Ekstra pada Suhu Global

Topan Super Bavi Mendekati Kepulauan Mariana Utara, Bawa Gelombang 15 Meter

Cuaca Ekstrem Saat Perayaan 250 Tahun Kemerdekaan AS, Gelombang Panas Pecahkan Rekor

Next Post
WHO Umumkan Keadaan Darurat Kesehatan Wabah Virus Ebola di Afrika Tengah

Ada 600 Kasus Dugaan Virus Ebola Bundibugyo dan 139 Kematian

TERBARU

Topan Super Bavi Mengarah ke Selatan Jepang dan Pantai Timur Cina

Esai Foto: Cagar Budaya Gorontalo itu Akhirnya Telah Musnah

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Gempa Bumi M5,3 Guncang Sangihe

Dosen UNG Bergelar Doktor Bertambah

Topan Super Bavi Melintas di Kepulauan Mariana Utara

AmsiNews

REKOMENDASI

Ahli yang Bersaksi di Pengadilan Tak Boleh Digugat

Pemungutan Suara Ulang di Kabupaten Gorontalo, KPU RI: Partisipasi Pemilih Meningkat

Ilmuwan Menemukan Terumbu Karang Langka di Dekat Tahiti

IMO Menetapkan Pedoman Penanganan Penelantaran Pelaut

Mahasiswa UI Juara Dunia Kapal Hemat Energi

157 ABK Indonesia yang Bekerja di Kapal Ikan China Tiba di Bitung

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.