Kamis, September 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kerak Samudra Terus Mengalami Pergerakan

redaksi
10 September 2021
Kategori : Berita
0
Kerak Samudra Terus Mengalami Pergerakan

Kerak Samudra. FOTO: LIPI.GO.ID

Darilaut – Hingga saat ini, kerak samudra terus mengalami pergerakan yang mengakibatkan terbentuknya jalur gempa dan deretan gunung api aktif bawah laut, seperti yang terjadi di kawasan utara Kepulauan Sangihe.

Pergerakan kerak samudra juga dapat menyebabkan longsor bawah laut yang dapat memicu terjadinya tsunami. Potensi ini sempat teridentifikasi di perairan Mentawai di mana longsoran bawah laut dapat memicu tsunami lokal yang mengancam Kota Padang.

Oleh karena itu, penelitian kerak samudra sangat dibutuhkan dalam upaya mengantisipasi bencana alam di masa mendatang yang diakibatkan oleh pergerakan kerak samudra.

Profesor Riset bidang geologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Haryadi Permana, mengatakan hasil riset itu pun kami translate menjadi buku-buku ajar praktis dan standar nasional Indonesia untuk kita semua membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Penelitian geologi, petrologi, geokimia kepingan kerak samudra yang tersebar di beberapa pulau di Indonesia mengindikasikan jejak konvergensi (pertemuan) lempengan bumi di masa lalu,” kata Haryadi seperti dikutip dari Lipi.go.id.

Menurut Haryadi penelitian kerak samudra yang mengalasi kawasan ZEE Indonesia telah memberikan sumbangsih dalam penyusunan submisi klaim landas kontinen di luar 200 nm barat laut perairan Sumatra ke The United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: GeologiGunung ApiKerak SamudraLIPIMitigasi Bencana
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

Mencegah Agar Hiu dan Pari Tidak Punah

Next Post

Distribusi Logistik Kebutuhan PON XX Melalui Tol Laut Terus Meningkat

Postingan Terkait

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

17 September 2026
Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

17 September 2026

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

1.613 Mahasiswa Baru UNG Dapat Dukungan Program Kartu Indonesia Pintar 2026

Tim SAR Gabungan Masih Melakukan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Next Post
Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

Distribusi Logistik Kebutuhan PON XX Melalui Tol Laut Terus Meningkat

Komentar tentang post

TERBARU

Paus Sperma Betina Panjang Hampir 10 Meter Mati Terdampar di Pulau Ternate

Instruktur Selam Pemanah Penyu di Raja Ampat Ditangkap, SSI Mengecam Perlakuan Buruk Terhadap Biota Laut

Temperatur Magma Anak Krakatau Lebih Dari 900°C

Gunung Anak Krakatau Lahir 1927 Memiliki Kedalaman Dapur Magma Lebih Dari 7 Km

Magma Gunung Anak Krakatau Lebih Basaltik dan Panas

Kearifan Lokal Raja Ampat Diwariskan Untuk Menjaga Kelestarian Pesisir dan Laut

AmsiNews

REKOMENDASI

Topan Pulasan Menyebabkan 112 Ribu Orang Dievakuasi di Shanghai

Populasi Ikan yang Ditangkap Secara Tidak Berkelanjutan Meningkat

Bibit Siklon Tropis 94W dan 96W Dapat Meningkatkan Tinggi Gelombang Laut

Siklon Tropis Gezani Memulai Reorganisasi, Makin Menguat di Mozambique Channel

Tangkap 4 Kapal Ikan Asing, KRI Bung Tomo Usir 2 Kapal Pengawas Perikanan Vietnam

DFW dan INPEX Kerjasama Kembangkan Budidaya Rumput Laut di Saumlaki

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.