Sabtu, Juni 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kerak Samudra Terus Mengalami Pergerakan

redaksi
10 September 2021
Kategori : Berita
0
Kerak Samudra Terus Mengalami Pergerakan

Kerak Samudra. FOTO: LIPI.GO.ID

Darilaut – Hingga saat ini, kerak samudra terus mengalami pergerakan yang mengakibatkan terbentuknya jalur gempa dan deretan gunung api aktif bawah laut, seperti yang terjadi di kawasan utara Kepulauan Sangihe.

Pergerakan kerak samudra juga dapat menyebabkan longsor bawah laut yang dapat memicu terjadinya tsunami. Potensi ini sempat teridentifikasi di perairan Mentawai di mana longsoran bawah laut dapat memicu tsunami lokal yang mengancam Kota Padang.

Oleh karena itu, penelitian kerak samudra sangat dibutuhkan dalam upaya mengantisipasi bencana alam di masa mendatang yang diakibatkan oleh pergerakan kerak samudra.

Profesor Riset bidang geologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Haryadi Permana, mengatakan hasil riset itu pun kami translate menjadi buku-buku ajar praktis dan standar nasional Indonesia untuk kita semua membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Penelitian geologi, petrologi, geokimia kepingan kerak samudra yang tersebar di beberapa pulau di Indonesia mengindikasikan jejak konvergensi (pertemuan) lempengan bumi di masa lalu,” kata Haryadi seperti dikutip dari Lipi.go.id.

Menurut Haryadi penelitian kerak samudra yang mengalasi kawasan ZEE Indonesia telah memberikan sumbangsih dalam penyusunan submisi klaim landas kontinen di luar 200 nm barat laut perairan Sumatra ke The United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: GeologiGunung ApiKerak SamudraLIPIMitigasi Bencana
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Mencegah Agar Hiu dan Pari Tidak Punah

Next Post

Distribusi Logistik Kebutuhan PON XX Melalui Tol Laut Terus Meningkat

Postingan Terkait

Paradoks Teluk Tomini, Wamen Stella: Memiliki Kekayaan Biodiversitas, Hadapi Tantangan Kemiskinan Signifikan

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

13 Juni 2026
Ikan napoleon

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

13 Juni 2026

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

Korban Tewas Gempa Sarangani 47 Orang, Rumah Rusak 12.641

Banjir Melanda Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango

Next Post
Libur Nasional, Tol Laut dan Logistik Berjalan Normal

Distribusi Logistik Kebutuhan PON XX Melalui Tol Laut Terus Meningkat

Komentar tentang post

TERBARU

UNG Buka Program Akademik Internasional “Teluk Tomini” untuk Mahasiswa Dari Berbagai Negara

Barang Bukti 1.300 Ekor Ikan Napoleon Hidup Dikembalikan ke Habitatnya

Mahasiswi Manajemen UNG Raih Top 5 Finalist International Business Competition di Vietnam

Hujan Signifikan di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Iklim ASEAN: Kondisi Suhu dan Curah Hujan di Daratan Asia Tenggara dan Benua Maritim

Dewan Pers Matangkan Usulan RUU Hak Cipta Bersama Konstituen

AmsiNews

REKOMENDASI

Kepemimpinan Perempuan Gorontalo

53 Pelabuhan Perikanan Terapkan E-log Book

Gempa Dasar Laut Bolmong M6,0 Akibat Aktivitas Zona Penunjaman Ganda Punggungan Mayu

Ekspor Perikanan Indonesia ke Amerika Serikat Capai US$ 1,9 miliar

20 Negara Kirim Tim Penyelamat untuk Membantu Korban Gempa Dahsyat di Myanmar

Pemerintah Daerah Dapat Menjadi Anggota IUCN

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.