Minggu, Mei 31, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kerongkongan Paus Bryde Tak Cukup untuk Menelan Manusia

redaksi
13 Maret 2019
Kategori : Berita, Orca
0
Paus bryde

Paus bryde. FOTO: NOAA FISHERIES

FOTOGRAFER dan operator selam di Afrika Selatan Rainer Schimpf (51 tahun) masuk dalam mulut paus bryde. Kejadian menghebohkan ini terjadi ketika tim Rainer akan mengambil momen migrasi ikan sardin dan biota laut lainnya di Port Elizabeth Harbour, Afrika Selatan.

Mamalia laut seperti paus bukan pemangsa manusia di lautan. Begitu pula dengan paus bryde yang masuk dalam keluarga paus balin (baleen). Paus jenis ini hanya memiliki kerongkongan (tenggorokan) yang relatif kecil dan tanpa gigi.

Model kerongkongan ini hanya untuk memangsa biota laut yang kecil seperti krill, copepoda, kepiting merah, udang, serta jenis ikan herring, mackerel, pilchards dan sarden.

Dalam sehari, paus bryde memakan sekitar 1.320 hingga 1.450 pon. Mangsa ini bukan sesuatu yang besar, seperti manusia.

Paus bryde tergolong paus berukuran besar, seperti kelompok paus biru dan paus bungkuk.

Panggilan bryde untuk paus ini, diambil dari nama Johan Bryde, seorang warga Norwegia yang membangun stasiun penangkapan paus pertama di Afrika Selatan pada awal abad ke-20.

Paus bryde ditemukan di lautan yang beriklim hangat dan sedang termasuk Atlantik, Hindia dan Pasifik. Beberapa populasi paus bryde bermigrasi secara musim, sementara yang lain tidak bermigrasi (menetap).

Secara keseluruhan, menurut NOAA Fisheries, tidak ada informasi yang cukup untuk memperkirakan populasi spesies paus bryde di semua lautan.
Paus bryde mulanya hanya dianggap satu spesies saja (monotypic). Saat ini, ilmuwan membawa dalam dua subspesies Bryde’s.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: NOAA FisheriespausPaus bryde
Bagikan17Tweet9KirimKirim
Previous Post

Heboh, Penyelam Masuk Mulut Paus

Next Post

Ikan Napoleon untuk Aquarium

Postingan Terkait

Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

31 Mei 2026
BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

31 Mei 2026

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

Badai Tropis Parah Jangmi Akan Menguat Menjadi Topan di Laut Filipina

Temuan Penting Laporan Terbaru WMO

Next Post
Ikan Napoleon

Ikan Napoleon untuk Aquarium

Komentar tentang post

TERBARU

Tak Hanya Mendeteksi Tsunami, PUMMA Dapat Memantau Banjir Rob

BRIN Perkuat Sistem Deteksi Dini Tsunami

Koarmada RI Gagalkan Penyelundupan 390 Ton Logam Tanah Jarang dan Radioaktif Ilegal

Mahasiswa Keperawatan UNG Terpilih Dalam Program Kesehatan Global 2026

Topan Jangmi Menguat, Bawa Gelombang 10 Meter di Laut Filipina

Tuan Rumah Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Azerbaijan, 2027 Serbia

AmsiNews

REKOMENDASI

“Pulau” Sampah Plastik Kini Hampir Seluas Indonesia

Mengorbit 505 kilometer di Atas Permukaan Bumi, Ini Misi Satelit LAPAN-A3/IPB

Ruang Udara Sulawesi, Maluku Utara Hingga Kalimantan Terdampak Abu Vulkanik Gunung Ruang

Penumpang Pesawat Udara Januari 2025 di Provinsi Gorontalo Sepi, Turun -18,94 Persen

Topan Zelia Akan Mendarat di Pantai Pilbara Australia Barat

Tim Survei Temukan Spot Kapal Karam dan Lumba-lumba di Biak Numfor

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.