Rabu, April 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

redaksi
10 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Kisah Syekh Yusuf Dari Sulawesi Selatan Hingga Afrika Selatan, Melalui Ajaran Sufistik Melawan Kolonial dan Menyebarkan Islam

GAMBAR: BRIN

Darilaut – Jejak Syekh Yusuf Al-Makassari ulama asal Gowa Sulawesi Selatan bukan hanya benda-benda artefak fisik seperti manuskrip dan prasasti. Terdapat jejak nonfisik yang mencerminkan pengaruh budaya dan spiritual.

Ulama Syekh Yusuf berperan penting dalam perlawanan terhadap kolonialisme sekaligus penyebaran Islam hingga ke tingkat global.

Kisah ini tidak hanya tersimpan dalam naskah sejarah, tetapi juga tercermin pada situs-situs penting, salah satunya kompleks makam Syekh Yusuf di Gowa.

Di balik ketenangan kompleks makam tersebut tersimpan kisah tentang keberanian, pengasingan, dan pengaruh spiritual seorang guru sufi yang namanya dikenal hingga mancanegara.

Jejak sejarah dan pengaruh tokoh ini menjadi bahasan dalam webinar bertajuk “Mausoleum of Syekh Yusuf Al-Makassari in Gowa, Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan Pusat Riset Khazanah Keagamaan dan Peradaban (PRKK), Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa dan Sastra (Abastra) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Jakarta, Senin (9/3).

Peneliti Pusat Riset Khazanah Keagamaan dan Peradaban BRIN, Roni Tabroni, menguraikan peran Syekh Yusuf sebagai tokoh yang memanfaatkan ajaran sufistik sebagai sarana perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme.

”Identitas umat Islam” pada masa itu terbentuk melalui simbol-simbol tertentu, ”seperti turban putih yang bahkan dikenakan Pangeran Diponegoro” meskipun ia tidak pernah menunaikan ibadah haji. ”Simbol tersebut menjadi penanda solidaritas sekaligus perlawanan,” kata Roni seperti dikutip dari Brin.go.id.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: Afrika SelatanBRINGowaHerry YogaswaraSulawesi SelatanSyekh Yusuf Al-Makassari
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 95W Berkembang Menjadi Depresi Tropis di Laut Filipina

Next Post

Krisis Selat Hormuz

Postingan Terkait

UNG Menggelar Wisuda ke-60

UNG Menggelar Wisuda ke-60

15 April 2026
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

15 April 2026

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

Mahasiswa KKN Tematik UNG Mengoptimalkan Potensi Lokal dan Penguatan Digital

Topan Super Sinlaku Mendekati Kepulauan Mariana Utara

Next Post
Krisis Selat Hormuz

Krisis Selat Hormuz

TERBARU

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

ENSO dan IOD Berada pada Fase Netral

El Nino dan Musim Kemarau Dua Fenomena Berbeda

Topan Super Sinlaku Bawa Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Kepulauan Mariana Utara

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Dekat Kepulauan Cocos (Keeling)

AmsiNews

REKOMENDASI

Waspada Peningkatan Hujan Intensitas Lebat dan Angin Kencang

23.948 Benih Lobster Dilepas di Karimunjawa

19 Proposal Mahasiswa UNG Lolos Pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa 2024

Indonesia dan Malaysia Sepakat Batas Teritorial di Laut Sulawesi

Seorang ABK Indonesia Meninggal Dunia di Fiji

Korea Selatan Akan Tetapkan Paus Pembunuh Sebagai Spesies yang Dilindungi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.