Selasa, Juni 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KLHK: Belum Ada Baku Mutu Air Terkait Parasetamol

redaksi
6 Oktober 2021
Kategori : Berita, Kesehatan, Sampah & Polusi
0
Memotret Sampah Plastik di Muara Angke

Muara Angke. FOTO: DARILAUT.ID

Menurut Etty kadar parasetamol yang ditemukan di Teluk Jakarta ini masih terhitung kecil.

“Kalau dilihat dari jumlah 600 ng/L, itu sifatnya non akut. Sehingga tidak akan menjadi mematikan dalam jumlah tersebut,” kata Prof. Etty, saat menjelaskan terkait dengan “Paracetamol: Penyebab Laut Terkontaminasi, Dampak, Pengelolaannya” pada Media Briefing secara virtual di Jakarta, Selasa (5/10).

Hal yang perlu diperhatikan bahwa lingkungan itu merupakan sistem yang saling terkait. Oleh karena itu, dia mengingatkan perlu ada penanganan lebih lanjut agar tidak menimbulkan gangguan.

Prof Etty mengatakan sosialisasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan. Jika ingin lingkungan bersih, sehat dan nyaman, maka setiap individu harus peduli lingkungan.

Hasil p enelitian BRIN, konsentrasi parasetamol di Teluk Jakarta, yaitu sebesar 420-610 ng/L. Artinya, terdapat kandungan 420-610 gram paracetamol dalam 1 juta meter kubik air laut.

Peneliti BRIN Prof. Zainal Arifin mengatakan riset parasetamol dan bahan pencemar ini dilakukan sejak 2017 sampai 2020. Dari lima lokasi penelitian yaitu Angke, Ancol, Tanjung Priuk, Cilincing dan Pantai Eretan, parasetamol terdeteksi di dua lokasi yaitu Ancol dan Angke.

Penelitian ini dengan judul “Tingginya konsentrasi paracetamol pada buangan air limbah mendominasi air di Teluk Jakarta, Indonesia”.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BRINFarmasetikaJakartaKLHKLimbah FarmasetikaParasetamolTeluk Jakarta
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kebijakan Penangkapan Terukur Mampu Jadikan Bitung Sentra Perikanan Dunia

Next Post

Longsor di Luwu Menewaskan 4 Warga, Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Kalimantan

Postingan Terkait

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Mengapa Gempa Dahsyat Terjadi di Sarangani, Phivolcs: Ada Palung Cotabato dan Patahan Lokal

9 Juni 2026
Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

9 Juni 2026

Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Membayangkan Kembali Hubungan Kita dengan Lautan

Lebih dari 3,2 juta Siswa Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, Filipina Selatan

Gempa Sarangani, PBB Bergerak Cepat Mendukung Upaya Pemulihan di Filipina

Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Korban Tewas Akibat Gempa di Lepas Pantai Saranggani Filipina Selatan 19 Orang

Next Post
Longsor di Luwu Menewaskan 4 Warga, Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Kalimantan

Longsor di Luwu Menewaskan 4 Warga, Banjir Melanda Sejumlah Wilayah di Kalimantan

Komentar tentang post

TERBARU

Mengapa Gempa Dahsyat Terjadi di Sarangani, Phivolcs: Ada Palung Cotabato dan Patahan Lokal

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Korban Tewas Gempa Sarangani di Mindanao Meningkat Menjadi 37 Orang

Membayangkan Kembali Hubungan Kita dengan Lautan

UNG Perkuat Komitmen Disiplin dan Kinerja Tenaga Kependidikan

Lebih dari 3,2 juta Siswa Terdampak Gempa Sarangani di Mindanao, Filipina Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Hiu Paus Panjang Dua Meter Lebih di Botubarani

Memotret Sunset di Teluk Tomini

Topan Talim Mendarat di Zhanjiang

Siklon Tropis Doksuri Mengarah ke Taiwan

Puncak Musim Kemarau 2026 di Sejumlah Wilayah Indonesia Agustus Mendatang

Kajian Hisab Astronomi Posisi Hilal

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.