Senin, September 7, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

KMP Santika Nusantara Ditarik ke Gresik, Masih Ada Kepulan Asap

redaksi
4 September 2019
Kategori : Berita
0
KMP Santika Nusantara Ditarik ke Gresik, Masih Ada Kepulan Asap

FOTO: BASARNAS

Jakarta – SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi KMP Santika Nusantara, Prasetya Budiarto mengatakan, secara visual kepulan asap hitam tampak masih keluar dari bagian low deck depan kapal. Dari jarak sekitar tiga meter, tim SAR gabungan masih merasakan suhu sangat panas.

Setelah berhasil ditarik ke area dermaga PT IMS Gresik, tim SAR gabungan melakukan penilaian awal terhadap kondisi luar bangkai KMP Santika Nusantara, Selasa (3/9). Penilaian dilakukan melalui kapal milik PT IMS dan dari atas dock Lumba-lumba Indonesia.

Tim SAR gabungan belum dapat melakukan penyisiran di bagian dalam KMP Santika Nusantara untuk memastikan ada tidaknya tiga orang korban yang dilaporkan belum ditemukan. Hal ini disebabkan kondisi kapal yang masih sangat membahayakan keselamatan tim.

Menurut Prasetya, kondisi kapal harus dipastikan aman oleh tim K3 PT IMS. Kondisi aman ini, misalnya area kapal harus benar-benar bersih dari gas gas beracun, kobaran api harus dipastikan sudah tidak ada lagi dan kondisi bagian-bagian kapal yang bisa saja rapuh setelah mengalami kebakaran.

Tim K3 PT IMS Purwanto mengatakan, personel tim SAR gabungan mencium bau dari jarak sekitar lima meter. Bau ini diduga berasal dari bahan organik yang terbakar, seperti sembako atau kayu. Kepulan asap hitam yang keluar menandakan bahwa pembakaran belum sempurna.*

Tags: BasarnasJawa TimurKapal TerbakarPulau Masalembo
Bagikan3Tweet2KirimKirim
Previous Post

2 Pemancing Ikan Terseret Arus di Perairan Tanah Lot

Next Post

AMSI Dideklarasikan di Gorontalo

Postingan Terkait

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

7 September 2026
4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

6 September 2026

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

Dentuman Gunung Anak Krakatau

Peneliti UNG Riset Kulit Jeruk Nipis Berpotensi Jadi Terapi Alami

Aroma Terapi Dari Minyak Atsiri Kulit Jeruk Nipis Dapat Redakan Kecemasan Ibu Hamil

Next Post
AMSI Dideklarasikan di Gorontalo

AMSI Dideklarasikan di Gorontalo

Komentar tentang post

TERBARU

Sebaran Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Lebih Dari 6.000 Meter, Tidak Ada Anomali Muka Air Laut

UNG Jalin Kerjasama Dengan PT Hasjrat Abadi

Penutupan 8 Bandara Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau Diperpanjang, 1.558 Penerbangan Tertunda

150 Ribu Penumpang dan 467 Penerbangan Terdampak Akibat Letusan Gunung Anak Krakatau, 8 Bandara Ditutup

4 Bandara Ditutup Akibat Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

BRIN Perkenalkan Sistem Deteksi Dini Karhutla Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

270 Kasus Penyelundupan Benih Lobster Berhasil Digagalkan

Indonesia Komitmen Keselamatan Awak Kapal Perikanan

Pemahaman Masyarakat Mengenai Penyakit Tuberkulosis Rendah

Terumbu Karang Terpapar Plastik Rentan Terkena Penyakit

Malam Ini Komet Langka Tsuchinshan-ATLAS Menghampiri Bumi, Dapat Dilihat dengan Mata Telanjang

Siklon Tropis Goni Mulai Tumbuh di Samudera Pasifik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.