Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam, mengatakan, transformasi pendidikan tinggi selama empat tahun ini telah berlangsung dengan akseleratif dan mulai bisa dirasakan hasilnya.
Melalui program transformasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka, telah kita lihat kedekatan hubungan kampus dan dunia usaha dunia industri semakin erat, kata Nizam.
“Selain itu kerja sama baik pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat telah menetaskan banyak hasil yang dirasakan oleh masyarakat dan dunia usaha dunia industri,” ujar Nizam, mengutip siaran pers Kemendikbudristek.
Nizam menjelaskan berkat hasil keras tersebut, —Global Innovation Index 2023 — indikator untuk kolaborasi antara kampus dan industri dalam riset dan pengembangan mengalami kenaikan menjadi peringkat ke-5 di dunia. Selain itu, berdasarkan laporan INSEAD, selama lima tahun terakhir Indonesia mengalami peningkatan daya saing talenta tertinggi di Asia dan kedua di dunia.
“Tentu saya yakin program Kampus Merdeka berkontribusi dalam capaian tersebut. Oleh karena itu, pada malam hari ini kami berikan apresiasi kepada perguruan tinggi dan mitra atas kolaborasi yang telah dilakukan,” kata Nizam.
Nizam juga mengapresiasi peran dari media dan jurnalis yang sangat penting dalam memberikan informasi dan mengedukasi masyarakat, menjadi kontrol dari kinerja pemerintah, dan juga menjadi penebar kabar baik terkait pendidikan tinggi, riset, dan teknologi.




