Sabtu, Mei 23, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Gelombang Panas Laut dan Perubahan Iklim

redaksi
17 Maret 2022
Kategori : Kajian
0
Gelombang Panas Laut dan Perubahan Iklim

Keterkaitan Osilasi iklim dengan kejadian gelombang panas laut. GAMBAR: Holbrook et al., 2019/OSEANA

Darilaut – Gelombang panas laut (GPL) terutama disebabkan oleh kombinasi kondisi spasial dan temporal yang berbeda dari kondisi samudera dan atmosfer. Termasuk anomali fluks panas udara-laut dan fluktuasi peningkatan panas di laut.

Selain itu, mode variabilitas atmosfer-samudera skala besar seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD), dan North Atlantic Oscillation (NAO) juga dapat meningkatkan intensitas, durasi, dan luasan fenomena gelombang panas laut.

Penelitian tentang deteksi gelombang panas laut sebagian besar menggunakan observasi satelit dan pengukuran suhu permukaan laut (sea surface temperature/SST) secara in situ untuk menggambarkan peristiwa gelombang panas laut.

Berdasarkan data suhu laut dari tahun 1925 hingga 2016, Oliver et al. (2018) menemukan bahwa frekuensi dan durasi kejadian rata-rata global fenomena gelombang panas laut, meningkat masing-masing sebesar 34% dan 17%, di mana menghasilkan lonjakan sekitar 54% dari jumlah global hari kejadian gelombang panas laut per tahun.

Pada skala lokal, gelombang panas laut dapat diinduksi oleh anomali pemanasan permukaan laut. Misalnya, disebabkan oleh perubahan suhu udara, angin atau awan, atau sebagai akibat dari arus horizontal atau vertikal dan pencampuran di laut sekitarnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gelombang Panas LautIPCCPemanasan GlobalPemanasan LautPerubahan Iklim
Bagikan30Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Jepang, Hati-Hati Seminggu ke Depan

Next Post

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Postingan Terkait

Setelah Ekosistem Hutan Runtuh Perlu Pemulihan Berbasis Bentang Alam

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

10 Maret 2026
Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

3 Maret 2026

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

AI dan Kerumunan

Ketika Dua Raksasa Paus Biru dan Hiu Paus Bertemu di Laut Tomini

Tulidu: Agar Motulidu, Harus Molu’udu

Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo: Program Prioritas, Risiko Mercusuar

Next Post
Sektor Maritim Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Komentar tentang post

TERBARU

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Perempuan Berisiko Terkena Dampak Wabah Ebola

Belum Ada Vaksin, Risiko Ebola ‘Sangat Tinggi’ di Kongo, Diduga 750 Kasus dan 177 Kematian

Hari Keanekaragaman Hayati Internasional, Bertindak Lokal Memulihkan 30% Ekosistem yang Terdegradasi

Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Gorontalo Bahas Jurnalisme Berintegritas di Temu Jurnalis

“HELLO STROKE” Platform Kesehatan Digital Kerja Sama UNG dan Monash University

AmsiNews

REKOMENDASI

Pascasarjana UNG Promosi Doktor Administrasi Publik dan Pendidikan

Badai Tropis Trami Menyebabkan 115 Orang Tewas dan Hilang di Filipina

Kapal Ikan Terbalik di Laut Jepang, 6 ABK Indonesia dan 1 Taiwan Hilang

Panas Ekstrem Melanda Eropa

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Akibat Bibit Siklon Tropis

Antisipasi Hoaks Menyebar di Masyarakat, AMSI Kembangkan Jurnalisme Pre-Bunking

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.