Selasa, Agustus 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Gelombang Panas Laut dan Perubahan Iklim

redaksi
17 Maret 2022
Kategori : Kajian
0
Gelombang Panas Laut dan Perubahan Iklim

Keterkaitan Osilasi iklim dengan kejadian gelombang panas laut. GAMBAR: Holbrook et al., 2019/OSEANA

Darilaut – Gelombang panas laut (GPL) terutama disebabkan oleh kombinasi kondisi spasial dan temporal yang berbeda dari kondisi samudera dan atmosfer. Termasuk anomali fluks panas udara-laut dan fluktuasi peningkatan panas di laut.

Selain itu, mode variabilitas atmosfer-samudera skala besar seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD), dan North Atlantic Oscillation (NAO) juga dapat meningkatkan intensitas, durasi, dan luasan fenomena gelombang panas laut.

Penelitian tentang deteksi gelombang panas laut sebagian besar menggunakan observasi satelit dan pengukuran suhu permukaan laut (sea surface temperature/SST) secara in situ untuk menggambarkan peristiwa gelombang panas laut.

Berdasarkan data suhu laut dari tahun 1925 hingga 2016, Oliver et al. (2018) menemukan bahwa frekuensi dan durasi kejadian rata-rata global fenomena gelombang panas laut, meningkat masing-masing sebesar 34% dan 17%, di mana menghasilkan lonjakan sekitar 54% dari jumlah global hari kejadian gelombang panas laut per tahun.

Pada skala lokal, gelombang panas laut dapat diinduksi oleh anomali pemanasan permukaan laut. Misalnya, disebabkan oleh perubahan suhu udara, angin atau awan, atau sebagai akibat dari arus horizontal atau vertikal dan pencampuran di laut sekitarnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gelombang Panas LautIPCCPemanasan GlobalPemanasan LautPerubahan Iklim
Bagikan30Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Jepang, Hati-Hati Seminggu ke Depan

Next Post

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Postingan Terkait

Provinsi Gorontalo yang Mencemaskan

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

28 Juli 2026
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

17 Juli 2026

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Bagaimana Negara-negara Berkembang Dapat Mengumpulkan Dana Untuk Mengatasi Krisis Iklim

Dari Gorontalo ke Eropa, Tiga Mahasiswa FIP UNG Ikuti Erasmus+ di Trnava University

Anak-Anak Pesisir Teluk Tomini di Era Digital

Siklon Senyar, Gajah di Pelupuk Mata dan Politik Ekologi Indonesia

Next Post
Sektor Maritim Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Komentar tentang post

TERBARU

Gempa Laut Banda Magnitudo 6,2 Tidak Berpotensi Tsunami

Tahun 2025 Mahasiswa UNG Raih 950 Prestasi, 82 Capaian Internasional

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Badai Tropis Gaenari Mendarat di Pesisir Fujian Cina

Pesona Dermaga Luluo: Keindahan Laut, Nelayan dan Kehangatan Masyarakat Pesisir Kabupaten Gorontalo

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

AmsiNews

REKOMENDASI

Ratusan Mahasiswa UNG Pengabdian di Pesisir Teluk Tomini

Rektor Terpilih Komitmen Mempertahankan Ruang Hijau di Universitas Negeri Gorontalo

KKP Melepas Kembali Benih Lobster

Badai Tropis Noul Terbentuk di Dekat Luzon Utara Laut Filipina

Biro Meteorologi Australia: Intensitas Jasper Menguat Menjadi Badai Kategori 4

Soal Kondisi di Pohuwato, Semua Pihak Menahan Diri dan Tidak Memperpanjang Tindakan Kekerasan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.