Sabtu, Oktober 10, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Kajian

Gelombang Panas Laut dan Perubahan Iklim

redaksi
17 Maret 2022
Kategori : Kajian
0
Gelombang Panas Laut dan Perubahan Iklim

Keterkaitan Osilasi iklim dengan kejadian gelombang panas laut. GAMBAR: Holbrook et al., 2019/OSEANA

Darilaut – Gelombang panas laut (GPL) terutama disebabkan oleh kombinasi kondisi spasial dan temporal yang berbeda dari kondisi samudera dan atmosfer. Termasuk anomali fluks panas udara-laut dan fluktuasi peningkatan panas di laut.

Selain itu, mode variabilitas atmosfer-samudera skala besar seperti El Niño Southern Oscillation (ENSO), Indian Ocean Dipole (IOD), dan North Atlantic Oscillation (NAO) juga dapat meningkatkan intensitas, durasi, dan luasan fenomena gelombang panas laut.

Penelitian tentang deteksi gelombang panas laut sebagian besar menggunakan observasi satelit dan pengukuran suhu permukaan laut (sea surface temperature/SST) secara in situ untuk menggambarkan peristiwa gelombang panas laut.

Berdasarkan data suhu laut dari tahun 1925 hingga 2016, Oliver et al. (2018) menemukan bahwa frekuensi dan durasi kejadian rata-rata global fenomena gelombang panas laut, meningkat masing-masing sebesar 34% dan 17%, di mana menghasilkan lonjakan sekitar 54% dari jumlah global hari kejadian gelombang panas laut per tahun.

Pada skala lokal, gelombang panas laut dapat diinduksi oleh anomali pemanasan permukaan laut. Misalnya, disebabkan oleh perubahan suhu udara, angin atau awan, atau sebagai akibat dari arus horizontal atau vertikal dan pencampuran di laut sekitarnya.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Gelombang Panas LautIPCCPemanasan GlobalPemanasan LautPerubahan Iklim
Bagikan30Tweet1KirimKirim
Previous Post

Gempa Jepang, Hati-Hati Seminggu ke Depan

Next Post

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Postingan Terkait

Ini Rekomendasi Sosiolog Universitas Negeri Gorontalo Untuk Penyelesaian Konflik Pohuwato

Mengapa PKI Tak Laku di Gorontalo?

1 Oktober 2026
Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Menjadi Fasih Itu Bukan Soal Banyaknya Kata yang Dikuasai

16 September 2026

Terlalu Banyak Media Pembelajaran, Belum Tentu Lebih Mudah Belajar Bahasa Inggris

Sudah Saatnya Kita Memikirkan Ulang Pembelajaran Bahasa Inggris

Senjakala Elite Nasional Gorontalo

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan

Kritik terhadap Pembongkaran Cagar Budaya di Gorontalo

Antara IPERA dan Pajak dalam Badan Hukum (Koperasi) Pengelola Wilayah Pertambangan Rakyat

Next Post
Sektor Maritim Harus Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Kemenhub Ujicoba e-Pilotage untuk Keselamatan dan Keamanan Pelayaran

Komentar tentang post

TERBARU

Kolaborasi Peneliti Indonesia dan Jerman Temukan 8 Spesies Baru Krustasea di Laut Sulawesi Utara

El Niño Terkuat Tahun Ini Diprediksi Dapat Menyebabkan 451 Ribu Kematian di Berbagai Negara, Termasuk Indonesia

Suhu Permukaan Laut dan Prediksi Curah Hujan Global Oktober Hingga Desember 2026

Anomali Suhu Permukaan Laut di Pasifik Khatulistiwa Pusat Fenomena El Niño

El Niño Makin Menguat, NOAA: Anomali di Wilayah Indonesia Pasifik Barat Khatulistiwa

El Niño Sangat Kuat dan IOD Positif Hambat Pertumbuhan Awan Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Longsor Deli Serdang Menyebabkan 6 Orang Tewas dan 1 Hilang

Mengatasi Eksploitasi Berlebihan Sumberdaya Air Tanah

5 Hari Lagi Gerhana Bulan Sebagian, Dapat Diamati di Seluruh Indonesia

KPU Kabupaten Gorontalo Menghadiri Pemetaan Potensi Kerawanan Pilkada 2024

Jejak Geologi Batupasir Kawasan Teluk Tomini Sebagai Penyimpan Air Masa Mendatang

22 Kapal Ikan Asing akan Ditenggelamkan di Pontianak

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.